Buol, Framenews.id – SD Negeri 3 Karamat kini resmi menyandang status sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di Kabupaten Buol. Capaian apik ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kabupaten Buol, Muhamad A. Singara, S.Ag., M.Si., saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut pada Kamis (18/6/2026).
Dalam kunjungannya, Muhamad Singara menegaskan bahwa status sebagai Sekolah Model ini membawa tanggung jawab yang besar. SDN 3 Karamat diharapkan mampu menjadi tolok ukur, pusat inovasi, serta rujukan bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya dalam mengimplementasikan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Melalui penerapan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan AI ini, sekolah diharapkan bisa membekali para peserta didik dengan kompetensi yang relevan di era perkembangan teknologi yang kian pesat. Dengan demikian, siswa tidak hanya siap menghadapi zaman, tetapi juga mampu bersaing secara global sejak usia dini.
Meski fokus pada digitalisasi, Muhamad Singara mengingatkan agar penguatan karakter tetap menjadi prioritas utama. Di hadapan para guru dan siswa, ia berpesan agar seluruh warga sekolah senantiasa menjaga perilaku, akhlak mulia, dan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya membiasakan pelaksanaan salat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama. Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan iman dan moral agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memotivasi seluruh warga SDN 3 Karamat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Ke depan, sekolah ini diharapkan sukses menjadi contoh nyata dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya unggul dan berorientasi masa depan, tetapi juga berkarakter kuat.
RED














