Framenews.id, Palu – Pihak penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) terus melakukan pendalaman dengan memeriksa pihak-pihak terkait untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) disektor industri perkebunan kelapa sawit.
Salah seorang diantaranya adalah mantan Direktur PT.Rimbunan Alam Sentosa (RAS) tahun 2014, Boan Sulu Simatupang sedang diperiksa.
Mantan Dir PT RAS tahun 2014 group PT.Astra Agro Lestari (AALI) Tbk itu menjalani pemeriksaan masih sebagai saksi, Senin (16/12-2024) di salah satu ruangan pada asisten pidana khusus (ASPIDSUS) Kejati Sulteng.
“Mantan Dir PT.RAS tahun 2014 group PT.AALI Tbk Boan Sulu Simatupang sementara diperiksà,” kata Kasi Penkum Kejati Sulteng Laode Abdul Sofyan, SH, MH Senin (16/12/2024).
Berdasarkan pantauan media, para pimpinan PT.AALI tbk yang telah diperiksa sebelumnya yakni Kepala Divisi Finance Holding PT. ASTRA AGRO LESTARI (AALI) Daniel Paolo Gultom selanjtnya Direktur Operasional Arief Catur Irawan.
Direktur Keuangan PT. ASTRA AGRO LESTARI (AALI) Tbk Tingning Sukowignjo, hadir dalam pemeriksaan untuk meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.
Kemudian Manejer Operasional PT.AALI Tbk Veronica Lusi Herdiyanti dan Kepala Divisi Finance Holding PT. ASTRA AGRO LESTARI (AALI) Daniel Paolo Gultom yang mestinya hadir pada Senin (4/11-2024). Tapi juga “mangkir” sehingga dijadwalkan kembali pada Kamis (7/11-2024).
BUNTORO RIANTO SE.,Ak.,CPA selaku Akuntan Publik Tanudireja Wibasana selaku Akuntan yang mengaudit laporan keuangan PT.RAS group PT.AALI telah menjalani pemeriksaan pada Jum’at (8/11-2024). Selanjutnya Oka Arimbawa (Manajer PT. SJA) juga menjabat di PT.ANA dan PT.RAS dan Doni Yoga Pradana Direktur di PT. SJA serta Direktur Operasional PT.AALI tbk Arief Catur Irawan.
Selain pihak PT.AALI yang diperiksa tim penyidik Kejati juga telah memeriksa 2 orang dari pihak PTPN XIV yakni Ryanto Wisnuardhi yang merupakan Mantan Direktur PTPN XIV Periode 2019 – 2021 dan Suherdi yang merupakan Mantan Direktur PTPN XIV Periode 2021 – 2022.
Informasi tambahan dari sumber terpercaya, 99,9 % saham PT RAS milik PT. Astra Agro Lestari, selain itu pengelolaan keuangan termasuk dividen dikelola oleh PT. Astra Agro Lestari diduga PT. RAS hanya perusahaan ‘boneka’ untuk mengakali pembatasan jumlah luasan yg boleh dikuasai oleh 1 perusahaan.
Manejer Media & PR Analyst PT Astra Agro Lestari tbk Muh Husni yang dikonfirmasi sebelumnya dalam konfrensi pers Kamis malam (28/11-2024), di Palu, mengatakan, pihaknya bukan mangkir dari panggilan penyidik Kejati.
“Tapi kebetulan ada kesibukan lain, sehingga kami minta penundaan atau penjadwalan ulang untuk pemeriksaan direktur perusahaan kami,” kata Husni.
Menurutnya kehadiran PT.AALI tbk group hadir atas undangan pemerintah daerah untuk membangun dan mengurangi pengangguran di daerah ini.
“Kami mendukung dan menghormati proses hukum yang sedang dalam proses,”kata Husni.
RED








