Buol, Framenews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan pegunungan Lingkungan Los, Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Berada tepat di atas permukiman penduduk, kobaran api yang merambat dari kawasan hutan memicu kekhawatiran akan meluasnya kebakaran ke rumah-rumah warga.
Kapolres Buol AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, bersama Wakapolres Buol turun memantau langsung penanganan kebakaran pada Sabtu (24/10/26) malam. Keduanya bertahan di lokasi hingga api benar-benar padam guna memastikan situasi terkendali dan mencegah munculnya kembali titik api.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WITA. Api dengan cepat merambat dari kawasan hutan di belakang permukiman dan bergerak ke arah timur Lingkungan Los.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Biau melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Leok I, Bripka Ariyadi, mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 19.30 WITA. Bersama petugas pemadam kebakaran dan warga, personel kepolisian langsung melakukan upaya pemadaman.
Upaya menjinakkan api tidak berjalan mudah. Petugas harus menghadapi medan pegunungan yang terjal, tanjakan, tebing, serta semak belukar yang lebat. Ketiadaan akses kendaraan menuju titik kebakaran membuat petugas terpaksa melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya, termasuk menggunakan dahan pohon.
Sebanyak tujuh personel Polri, 12 personel pemadam kebakaran, dan sekitar lima warga setempat dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.
Luas kawasan yang terdampak diperkirakan mencapai dua hektare. Berdasarkan laporan awal, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sedangkan kerugian materiil masih dalam pendataan.
Di tengah sulitnya medan dan risiko api kembali menjalar, Kapolres Buol bersama Wakapolres terus memantau perkembangan penanganan di lapangan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal, sekaligus mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api akibat kondisi vegetasi yang kering.
Kapolres Buol menegaskan, keselamatan masyarakat dan perlindungan permukiman menjadi prioritas utama dalam penanganan karhutla tersebut.
“Kami bersama jajaran akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan upaya pemadaman dilakukan secara maksimal hingga api benar-benar padam. Kami juga mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api, mengingat kondisi medan yang sulit serta banyaknya rumput dan dedaunan kering yang mudah terbakar. Keselamatan masyarakat dan keamanan permukiman menjadi prioritas utama kami,” ujar AKBP Irwan.
Selain memastikan penanganan kebakaran, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan di lingkungan masing-masing.
Polres Buol turut mengajak masyarakat, pemerintah setempat, petugas pemadam kebakaran, dan seluruh elemen terkait memperkuat koordinasi dalam mencegah karhutla.
Peristiwa di Lingkungan Los menjadi pengingat bahwa kebakaran di kawasan perbukitan yang berbatasan langsung dengan permukiman membutuhkan penanganan cepat dan kewaspadaan bersama. Selain memadamkan api, upaya mencegah kebakaran kembali terjadi menjadi langkah penting untuk melindungi keselamatan warga dan mencegah meluasnya dampak kebakaran. RM
Sumber : Si Humas Polres Buol






