HukumPaluSulawesi Tengah

Polda Sulteng Kembali Gerebek Kayumalue, Lokasi Diduga Transaksi Narkoba Kosong

×

Polda Sulteng Kembali Gerebek Kayumalue, Lokasi Diduga Transaksi Narkoba Kosong

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Operasi Sarang Narkoba (OSN) di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu yang memasuki hari ke-10, pelaksanaan ini menjadi bagian dari tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, yang kemudian dijabarkan oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rizal Irawan. (Dok Bid Humas Polda Sulteng)

Palu, Framenews.id – Upaya memberantas peredaran narkotika di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, masih menghadapi tantangan. Dalam operasi kelima di wilayah tersebut, Selasa (20/10/2026), aparat gabungan kembali mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba. Namun, saat penggerebekan dilakukan, lokasi tersebut sudah kosong.

Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang memasuki hari ke-10 pelaksanaan ini menjadi bagian dari tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, yang kemudian dijabarkan oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rizal Irawan.

Penggerebekan kembali dilakukan setelah aparat mengembangkan informasi mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika yang disebut masih berlangsung di Kayumalue.

Dirresnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol Pribadi Sembiring mengatakan, hasil pengembangan tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk kembali mendatangi lokasi yang dicurigai.

“Mereka masih berbuat, makanya tadi kami kembali menggerebek lokasi yang kita duga sebagai tempat mereka bertransaksi dan ternyata sudah kosong,” kata Kombes Sembiring.

Untuk memastikan kemungkinan adanya narkotika yang disembunyikan, petugas turut mengerahkan unit K9 atau anjing pelacak. Namun, pencarian di lokasi tersebut belum berhasil menemukan barang bukti narkotika.

Kondisi lokasi yang kosong dan belum ditemukannya barang bukti dalam penggerebekan kali ini menjadi bagian dari dinamika operasi di lapangan. Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa upaya penindakan tidak akan berhenti selama masih ditemukan indikasi aktivitas peredaran narkoba.

Kombes Pribadi Sembiring menegaskan, pihaknya akan terus melakukan operasi di Kayumalue apabila aktivitas peredaran narkotika masih ditemukan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mendukung pemberantasan narkoba yang dinilai mengancam masa depan generasi penerus bangsa.

Di balik penggerebekan yang belum membuahkan temuan barang bukti pada Selasa tersebut, Ditresnarkoba Polda Sulteng mencatat sejumlah hasil penindakan selama rangkaian operasi berlangsung.

Kombes Pribadi Sembiring menyebutkan, petugas telah mengamankan sejumlah tersangka beserta barang bukti sabu dengan total berat sekitar 80 gram.

Sementara itu, tiga brankas yang diamankan dalam dua operasi sebelumnya telah dibuka dengan disaksikan masyarakat atau pelaku yang diamankan. Dari pemeriksaan tersebut, ketiga brankas diketahui dalam kondisi kosong.

Rangkaian hasil penindakan tersebut menjadi bagian dari proses pemberantasan narkotika yang terus dilakukan aparat di Kayumalue.

Polisi Minta Masyarakat Tidak Diam

Operasi kali ini kembali dipimpin Kombes Pol Pribadi Sembiring, didampingi Kasubdit 1 Ditresnarkoba AKBP Mulyadi, Kasubdit 2 Ditresnarkoba AKBP Zainul Fachry, serta Kasat Resnarkoba Polresta Palu Kompol Usman.

Ratusan personel gabungan turut diterjunkan, melibatkan BNN Provinsi Sulawesi Tengah, Satbrimob, Ditsamapta, jajaran Polresta Palu, dan sejumlah satuan fungsi lainnya.

Sebelum operasi dimulai, Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre memberikan arahan kepada personel guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan terkoordinasi dan sesuai prosedur.

Di sisi lain, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Operasi Sarang Narkoba sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri yang dijabarkan Kapolda Sulteng.

“Kami meminta masyarakat aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran narkoba demi mewujudkan kampung bersinar atau bersih narkoba,” pungkasnya.

Konsistensi operasi dan keterlibatan masyarakat menjadi dua unsur penting dalam upaya memberantas peredaran narkotika. Kepolisian menegaskan akan kembali melakukan penindakan apabila aktivitas tersebut masih ditemukan di Kayumalue. HAN

error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID