Poso, Framenews.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Poso terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya bagi mereka yang sudah lanjut usia (lansia). Melalui Klinik Rutan Poso, dokter dan perawat memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada WBP lansia pada Senin (28/09/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tenaga medis melakukan pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, serta konsultasi kesehatan untuk menggali berbagai keluhan atau penyakit yang dirasakan para WBP. Tak hanya itu, vitamin juga dibagikan sebagai upaya menjaga kondisi dan kebugaran tubuh mereka.
Pelayanan ini menjadi wujud perhatian Rutan Poso terhadap WBP yang membutuhkan pemantauan kesehatan lebih rutin. Setiap keluhan yang disampaikan akan dicatat sebagai bahan pemantauan sekaligus dasar bagi tenaga medis untuk memberikan penanganan sesuai kebutuhan.
Kepala Rutan Kelas IIB Poso, Nasir, menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan bagian penting dari pembinaan di Rutan Poso.
“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh WBP mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, termasuk WBP lansia. Pemeriksaan secara rutin ini penting untuk memantau kondisi kesehatan mereka sekaligus memastikan setiap keluhan dapat ditindaklanjuti oleh tenaga medis,” ujar Nasir.
Menurutnya, pelayanan kesehatan bukan sekadar soal pemeriksaan dan pengobatan, melainkan juga cerminan kepedulian terhadap WBP selama menjalani masa pembinaan.
“Kami ingin pelayanan di Rutan Poso tetap mengedepankan sisi humanis. Kesehatan WBP merupakan bagian dari tanggung jawab kami, sehingga kami akan terus mendorong pelayanan yang responsif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing WBP,” tambahnya.
Melalui pelayanan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, Rutan Kelas IIB Poso berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat sekaligus memastikan hak kesehatan WBP tetap terpenuhi. Perhatian khusus bagi WBP lansia ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, peduli, dan berorientasi pada pemenuhan hak WBP.
(M50N)






