Palu, FrameNews.Id — Pengguna jalan yang biasa melintasi ruas jalan nasional poros Tentena–Tagolu diimbau untuk bersiap lebih sabar. Pasalnya, mulai 23 September hingga 23 Desember 2026, ruas jalan strategis penghubung Poso dan Tentena ini akan diberlakukan sistem buka tutup selama 60 hari, baik dari arah Poso menuju Tentena maupun sebaliknya.
Roli Ekialo, salah satu pihak yang dikonfirmasi terkait pemberlakuan jadwal ini, membenarkan hal tersebut. “Ya. Kalau jadwal 24 September bang, insya Allah tidak ada halangan. 60 hari bang,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon selulernya.
Dari hasil pantauan langsung di lapangan, penyebab diberlakukannya sistem buka tutup ini adalah adanya pengerjaan pengupasan (katingan) gunung batu di antara Desa Watuawu dan Desa Pandiri, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Terpantau sejumlah unit alat berat seperti ekskavator dan buldoser sudah bersiaga di sekitar lokasi yang akan dikerjakan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun media ini, proyek tersebut merupakan bagian dari program preservasi jalan Tagolu–Tentena yang berada di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Sulawesi Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV.
Proyek dengan nilai kontrak fantastis, mencapai Rp101.333.448.000,00 ini tercatat dengan nomor kontrak HK 0201-BPJN 18.9.1/453, yang diteken pada 17 Oktober 2025, dengan tanggal Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 20 Oktober 2025. Masa pelaksanaan pekerjaan direncanakan berlangsung selama 540 hari kalender, ditambah masa pemeliharaan selama 360 hari kalender.
Adapun penyedia jasa yang menggarap proyek ini adalah PT. Tureloto Battu Indah (TBI), dengan konsultan pengawas dari PT. Indec Internusa (KSO) Selecons dan PT. Sinar Putra Abadi periode 2025–2027.
Dengan adanya pengerjaan besar ini, masyarakat maupun pelaku perjalanan yang melintas di jalur Poso–Tentena diharapkan dapat mengatur waktu tempuh lebih awal dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama selama masa pengerjaan berlangsung.
(M50N)






