Poso

Kemarau Ekstrem Bikin Danau Poso Menyusut, Ratusan Karamba Ikan di Tentena Mati Massal

×

Kemarau Ekstrem Bikin Danau Poso Menyusut, Ratusan Karamba Ikan di Tentena Mati Massal

Sebarkan artikel ini

Tentena, Framenews.id — Kabar getir datang dari kawasan wisata Danau Poso. Kota Tentena, yang selama ini dikenal sebagai destinasi andalan berkat pesona ikan sogili (sidat) dan mujairnya, kini justru diwarnai kepanikan para pemilik dan petani karamba. Penyebabnya, cuaca ekstrem yang melanda sejak memasuki September 2026 membuat debit air danau turun drastis, menyeret ratusan karamba ke ambang kehancuran.

Fenomena ini dirasakan merata di sepanjang lingkaran Danau Poso, termasuk di Kota Tentena, Kecamatan Pusselemba, Kabupaten Poso. Air yang biasanya menggenangi karamba kini menyusut hingga sejumlah kolam apung mengering. Akibatnya, ikan-ikan peliharaan yang menjadi tumpuan hidup warga banyak yang mati sia-sia.

Tak sedikit pemilik karamba yang akhirnya pasrah menjual ikan-ikan yang masih bisa diselamatkan dengan harga banting, jauh dari nilai jual normal, demi menekan kerugian yang terus membengkak.

Seorang pemilik karamba yang ditemui di Kota Tentena pada Kamis pagi (17/9/2026) membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa turunnya debit air akibat cuaca ekstrem membuat sejumlah ikan di karambanya mati begitu saja tanpa bisa dicegah.

Kegelisahan serupa disampaikan Artur (56), salah satu petani karamba mujair yang sudah lama menggantungkan hidup dari usaha ini. Menurutnya, hampir seluruh pemilik karamba di kawasan tersebut mengalami penurunan produksi drastis akibat surutnya air danau.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa, ini kan persoalan alam. Mau diapa,” ujar Artur pasrah.

Di tengah keterbatasan itu, Artur dan para petani karamba lainnya hanya bisa menaruh harap besar kepada pemerintah. Mereka berharap Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Poso, melalui dinas terkait, mau turun langsung meninjau kondisi nyata yang tengah mereka hadapi di lapangan.

“Kami hanya menaruh harap, semoga dengan situasi ini, pemerintah provinsi maupun kabupaten melalui dinas terkait dapat turun melihat kondisi riil yang sedang kami rasakan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah terkait langkah konkret untuk menangani dampak kekeringan terhadap para pembudidaya ikan karamba di kawasan Danau Poso.

 

MSON

error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID