BuolPaluSulawesi Tengah

Buol Peringkat Kedua di Sulteng dalam Evaluasi Kinerja Pembelajaran Sekolah

×

Buol Peringkat Kedua di Sulteng dalam Evaluasi Kinerja Pembelajaran Sekolah

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Kerja Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sulteng, Abu Hasan, S.Pd, M.Pd

Palu, Framenews.id — Kabupaten Buol menjadi salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Tengah yang memperoleh penilaian tinggi dalam hal evaluasi kinerja pembelajaran di tingkat sekolah. Bahkan, Buol menempati peringkat kedua dalam indikator kepedulian terhadap hasil evaluasi tersebut.

Penilaian ini dipaparkan oleh Tim Kerja Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah dalam kegiatan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah terkait peningkatan kualitas pembelajaran. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Best Western, Palu, Senin (13/4/2026).

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

Ketua Tim Kerja BPMP Sulteng, Abu Hasan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa secara umum tingkat partisipasi sekolah dalam mengakses rapor pendidikan masih tergolong rendah di wilayah Sulawesi Tengah.

“Jumlah sekolah yang sudah login untuk melihat rapor pendidikan masih sangat sedikit. Bahkan, masih ada lebih dari seribu sekolah yang belum mengaksesnya,” ungkap Abu Hasan.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa tingkat kepedulian dan rasa ingin tahu terhadap hasil kinerja pembelajaran masih perlu ditingkatkan. Sekolah yang tidak mengakses rapor pendidikan dinilai kurang proaktif dalam melakukan evaluasi dan perbaikan kinerja.

“Rapor pendidikan sebenarnya sudah dirilis pada minggu kedua bulan Maret. Namun, banyak sekolah yang masih pasif dan belum memanfaatkannya. Padahal, data tersebut sangat penting sebagai dasar perbaikan kinerja di tahun berikutnya,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kota Palu dan Kabupaten Buol menjadi daerah dengan jumlah sekolah yang relatif lebih banyak mengakses rapor pendidikan dibandingkan daerah lainnya di Sulawesi Tengah.

“Penilaian ini pada dasarnya mengukur tingkat kepedulian terhadap perbaikan kinerja. Logikanya, setelah satu tahun bekerja, sekolah seharusnya proaktif melihat hasilnya sebagai bahan evaluasi,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Muhamad A. Singara ditemui di sela kegiatan mengatak dengan capaian ini, akan dijadikan sebuah motifasi agar Kabupaten Buol terus dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja untuk meningkatkan mutu pendidikan.

” Tentunya dengan penilaian yang telah kami capai, akan kami jadikan alat pacu serta komitmen dalam mendorong sekolah-sekolah untuk lebih aktif melakukan evaluasi berbasis data, guna meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan,” tegasnya.

RED

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID