Framenews.id, Tolitoli – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli hingga saat ini masih terkesan menutup diri dalam memberikan informasi ke publik terkait penanganan sejumlah kasus korupsi yang tengah menjadii sorotan masyarakat.
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Progresf Tolitoli Moh Rifai menilai tidak ada keseriusan pihak Kejari Tolitoli dalam menuntaskan perkara korupsi karena penanganannya terkesan lamban dan berbelit belit, berjalan seperti kura kura.
Baca Juga : Sejumlah Perkara Korupsi “Mengendap” di Kejari Tolitoli Dosoroti
“Dengan rentan waktu yang cukup lama dalam menyelesaian perkara, hal ini menandakan lemahnya pengawasan dan keseriusan penegakan hukum dalam memberarantas tindak pidana korupsi di kabupaten Tolitoli,” ungkap Moh Rifai di Tolitoli, Senin (11/12/2023).
Lanjut Moh Rifai mengutarakan, bahwa tindak pidana korupsi merupakan kejahatan yang menghancurkan persendian negara dan merugikan rakyat. Sehingga Ia berharap kepada penegak hukum mesti serius dalam menegakkan hukum yang berkeadilan, tidak seperti pisau yang tajam kebawah namun tumpul keatas.
ke halaman selanjutnya…














