Tolitoli, Framenews.id – Para nelayan di Desa Bunga, Kecamatan Ogodeide, kini memegang kartu identitas yang membuka akses ke layanan perbankan dan permodalan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Tambun, Kantor Cabang Tolitoli, mendistribusikan Kartu KUSUKA dan Buku Tabungan (BUTAB) langsung ke desa tersebut, Selasa (27/10/2026).
Langkah ini menunjukkan komitmen BRI menjangkau pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan hingga ke pelosok. Pembagian kartu juga menjadi sarana inklusi dan literasi keuangan, sehingga seluruh penerima dapat menikmati layanan jasa perbankan dan permodalan usaha secara optimal.

Kartu KUSUKA berfungsi sebagai identitas bagi nelayan. Kartu ini menjadi syarat pembuatan BPJS Ketenagakerjaan, penyusunan proposal pengajuan bantuan bahan bakar dan peralatan melaut, serta pembentukan kelompok nelayan di Desa Bunga.
Kepala BRI Branch Office Tolitoli, Widi Ramadhani, menjelaskan bahwa penerima kartu harus melakukan aktivasi setelah menerima kartu. “Setelah menerima kartu KUSUKA, penerima (nelayan) diwajibkan melakukan aktivasi langsung melalui petugas atau unit BRI terkait,” ujarnya.
Ia menuturkan, Kartu KUSUKA merupakan kartu identitas tunggal yang diterbitkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dan terintegrasi dengan BRI. Namun, ia menegaskan kartu ini belum disertai bantuan tunai. “Untuk saat ini belum ada bantuan tunainya. Fungsi utama Kartu KUSUKA-BRI adalah sebagai identitas tunggal nasional, dengan akses layanan yang terhubung dengan perbankan dan permodalan, serta sebagai tempat penyaluran bantuan pemerintah,” jelasnya.
Widi menambahkan, petugas BRI di lapangan telah menyampaikan tata cara aktivasi kepada para penerima saat pembagian kartu dan buku tabungan berlangsung. Ia berharap buku tabungan tersebut mendorong para nelayan menabung di BRI. “Buku tabungan yang diberikan, diharapkan para nelayan nantinya bisa menyimpan uangnya di Bank BRI,” tutupnya.






