Framenews.id, Buol – Dalam sebuah wawancara eksklusif, bersama Risharyudi Triwibowo, calon bupati Buol, menjelaskan strategi yang akan diterapkannya untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
“Semua bupati, siapapun itu, jika ada uang APBD pasti mampu membelanjakan,”ungkapnya, menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif.
Namun, Bowo Timumun sapaan akrab Risharyudi Triwibowo juga mengingatkan bahwa banyak permasalahan yang belum terselesaikan.
“Kebutuhan rakyat melampaui anggaran yang ada,” tambahnya. Untuk itu, Bowo berharap kepala daerah memiliki jaringan yang luas di tingkat nasional untuk mendukung penyelesaian masalah ini.
“Kami perlu injeksi APBN dan investasi agar geliat ekonomi di Kabupaten Buol semakin terbuka,”tegasnya.
Bowo Timumun mengajak semua pihak untuk berkolaborasi demi kemajuan daerah.
“Jika hanya mengandalkan anggaran yang ada untuk membangun, Buol akan stagnan dalam 10 tahun ke depan,” kata Bowo Timumun.
Visi Gerakan Cepat yang diusungnya bertujuan untuk melakukan aksi nyata, bukan sekadar rencana.
“Bersama masyarakat, kami akan menciptakan lapangan kerja, sehingga warga Buol, baik yang berada di Kalimantan maupun Morowali, bisa kembali ke Buol,” ujarnya.
Dengan komitmen dan strategi yang jelas, Bowo Timumun siap untuk merevitalisasi Buol menuju masa depan yang lebih baik.
RED














