BuolPendidikan

Gandeng PGRI, Pemkab Buol Rancang Strategi Pendidikan Modern Berbasis Budaya Lokal

×

Gandeng PGRI, Pemkab Buol Rancang Strategi Pendidikan Modern Berbasis Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini

Buol, Framenews.id – Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang “melindungi, memudahkan, dan membahagiakan.” Komitmen tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buol, Muhamad A. Singara saat membacakan sambutan tertulis Bupati Buol Risharyudi Triwibowo dalam pembukaan Rapat Kerja (Raker) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Buol tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Seni Budaya Disdikbud Buol, Sabtu (23/05/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Bupati Buol yang diwakili oleh Kadis Dikbud menekankan bahwa Raker ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Agenda ini merupakan ruang konsolidasi dan refleksi krusial untuk merumuskan langkah bersama dalam memajukan mutu pendidikan di daerah.

Kadis Dikbud Buol, Muhamad A.Singara, S.Ag.,M.Si saat membacakan sambutan tertulis Bupati Buol



Menghadapi tantangan pendidikan modern, Pemerintah Daerah melalui Dinas Dikbud menetapkan tiga pilar utama sebagai arah kebijakan ke depan. Pertama, Melindungi, yaitu memberikan perlindungan hukum dan rasa aman bagi guru dari segala bentuk kekerasan serta memangkas birokrasi yang memberatkan agar guru dapat fokus penuh pada tugas mengajar. Kedua, Memudahkan, yaitu menyederhanakan akses pelatihan, sertifikasi, serta layanan administrasi kepegawaian melalui program digitalisasi. Ketiga, Membahagiakan, yaitu menciptakan suasana belajar-mengajar yang kondusif, memberikan ruang kreativitas bagi guru, serta mendukung ruang tumbuh yang positif bagi siswa.

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca



Di hadapan pengurus PGRI, pengawas, kepala sekolah, dan para guru yang hadir, Kadis Dikbud tidak menampik bahwa tantangan pendidikan di Kabupaten Buol saat ini cukup berat. Beberapa isu strategis yang menjadi fokus utama antara lain pemerataan mutu pendidikan, penguatan kemampuan literasi dan numerasi, hingga pemanfaatan teknologi di sekolah.

Namun, di tengah arus modernisasi, Pemkab Buol juga mengingatkan pentingnya menjaga akar budaya dengan terus mendorong pelestarian budaya lokal Buol….

Pemerintah Daerah berharap PGRI Kabupaten Buol mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pendidikan yang berpihak pada murid dan guru. PGRI didorong untuk menjadi “rumah kedua” yang aman, memperkuat solidaritas, dan aktif meningkatkan kompetensi para anggotanya.

Kadis Dikbud mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Raker ini sebagai momentum menyusun program kerja yang konkret, terukur, dan berdampak langsung di dalam kelas. Melalui sinergi dan semangat gotong royong antara Dinas Dikbud, PGRI, kepala sekolah, dan seluruh guru, Pemerintah Kabupaten Buol optimis mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan bangga akan daerahnya.

(RED)

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID