Buol, Framenews.id – Persaingan kursi panas Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Buol kini menemui titik terang. Setelah melalui rangkaian proses seleksi yang ketat, Rusdianto Timumun kini menjadi calon tunggal yang diprediksi kuat akan menahkodai PKB Buol untuk masa bakti 2026-2031.
Perjalanan ini bermula dari Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Aston Palu pada 18 April 2026 lalu. Kala itu, muncul tiga nama besar yang ditetapkan sebagai kandidat potensial: Ahmad Koloi, Siti Hartina Gurugala, dan Rusdianto Timumun.
Ketiganya diwajibkan mengikuti tahapan krusial, yakni Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebagai syarat mutlak penilaian dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Namun, kejutan terjadi pada pelaksanaan UKK di Palu, Selasa (5/5/2026).
Dua pesaing lainnya, Ahmad Koloi dan Siti Hartina Gurugala, secara resmi menyatakan mengundurkan diri. Keputusan ini diperkuat dengan surat pernyataan ketidaksediaan mengikuti UKK yang diserahkan kepada panitia. Alhasil, Rusdianto Timumun menjadi satu-satunya kandidat yang tampil di hadapan tim penguji.
Meski menjadi calon tunggal, Rusdianto tetap menjalani proses pengujian yang serius. Tim penguji bukan orang sembarangan, melainkan fungsionaris DPP PKB yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI. Ujian ini bertujuan memastikan bahwa calon pemimpin di daerah memiliki kompetensi dan loyalitas yang sejalan dengan visi partai di tingkat nasional.
Menanggapi situasi ini, Rusdianto Timumun mengaku optimis dan siap mengemban amanah untuk membesarkan PKB di Kabupaten Buol selama lima tahun ke depan.
”Sebagai satu-satunya kandidat yang menyelesaikan tahapan UKK, saya optimis untuk menahkodai DPC PKB Buol. Fokus ke depan adalah memperkuat mesin partai,” ujar Rusdianto dengan penuh keyakinan.
Saat ini, Rusdianto tinggal menunggu keputusan resmi dari DPP PKB. Jika tidak ada aral melintang, pelantikan dirinya akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan serentak Ketua DPC PKB se-Indonesia yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.
Meski belum dilantik secara resmi, gelombang dukungan dan ucapan selamat mulai mengalir deras dari para kader PKB di akar rumput. Mereka menilai keberanian dan kesiapan Rusdianto mengikuti UKK menunjukkan kualitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk membawa perubahan bagi Kabupaten Buol.
RED














