Buol, Framenews.id – Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Koperasi Tani Plasma Amanah digelar di Balai Desa Winangun, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Rabu (28/1/2026).
Rapat ini dilaksanakan sebagai respons atas mandeknya tata kelola koperasi akibat tidak dilaksanakannya Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara rutin dan transparan oleh pengurus sebelumnya.
“RALB ini bukan konflik personal, tapi koreksi organisasi. Kami ingin koperasi kembali berjalan sesuai prinsip dan hukum,” ujar salah satu anggota dalam forum rapat.
RALB dilaksanakan setelah anggota koperasi menilai pengurus lama gagal menjalankan kewajiban organisasi, meski desakan pelaksanaan RAT telah disampaikan selama lebih dari tiga tahun melalui berbagai jalur, termasuk fasilitasi pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah.
Pembentukan panitia RALB merupakan hasil rapat anggota yang difasilitasi Pemerintah Kecamatan Bukal pada 12 Januari 2026. Panitia kemudian menyebarkan undangan kepada seluruh anggota koperasi di Desa Winangun dan Desa Mooyong, baik secara langsung, melalui pengumuman terbuka, maupun publikasi daring, termasuk menyediakan akses partisipasi melalui Zoom.
RALB berlangsung sejak pukul 10.00 WITA hingga 15.57 WITA dan disaksikan langsung oleh unsur pemerintah daerah, di antaranya Kepala Desa Winangun, Kepala Desa Mooyong, Camat Bukal, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Buol, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Buol.
Dalam forum tersebut, anggota juga menyatakan penolakan terhadap RAT yang digelar pada 19 Januari 2026 karena dinilai cacat prosedur dan tidak sesuai dengan AD/ART koperasi serta prinsip partisipasi dan transparansi.
RALB kemudian menetapkan pengurus baru Koperasi Tani Plasma Amanah, yakni Ketua Seniwati, S.Si, Wakil Ketua Boyadi, Sekretaris Kasmir Is Makakeno, Wakil Sekretaris Heronimus Leo, dan Bendahara Marsowan. Badan Pengawas diketuai Japardin dengan anggota Rafael Raja dan Akarius Sambu.
Pengurus baru diberi mandat untuk melakukan audit administrasi dan keuangan, inventarisasi aset koperasi, serta menata ulang keanggotaan dan memperjuangkan kepentingan ekonomi anggota dalam kemitraan plasma sawit.
RED














