FrameNews.id, Palu – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Terminal Peti Kemas (TPK) Pantoloan, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali mendapat kunjungan dari
SITC Indonesia salah satu Pelayaran Internasional
Kunjungan ke Pelindo Terminal Petikemas Pantoloan, Rabu (9/04/2025) itu, untuk menindaklanjuti kunjungan pertama pada 10 Maret 2025 lalu dalam rangka uji coba rute baru Direct Call eksport komoditi unggulan dari Provinsi Sulawesi Tengah.
Berdasarkan rilis dari Humas PT Pelindo TPK Pantoloan, yang diterima media ini, Kamis (10/04/2025) menyebutkan, dalam kunjungan itu selain
Business Development Manager PT SITC Indonesia Majah Andriansyah Dalimunthe, juga hadir President Shipping Group SITC Mr. Li Xiangsheng, Chief Executive Officer SITC Holding Mr. Xue Mingyuan, General Manager Customer Service Center SITC Mr. Lin Yixu, President Director SITC Indonesia Mr. Jake Cheng, dan General Manager SITC Logistics Mr. Spark Zhong.
Kehadiran President Shipping Group dan CEO SITC Holding Shanghai dan rombongan itu disambutTerminal Head Petikemas Pantoloan, Chaerur Rijal bersama dengan pejabat struktural.
Dalam kunjungan kerja perwakilan dari SITC Shanghai kali ini untuk memastikan kesiapan fasilitas TPK Pantoloan dalam mendukung suksesi uji coba rute baru Direct Call eksport komoditi unggulan asal Provinsi Sulawesi Tengah.
Pada kesempatan itu Terminal Head Petikemas Pantoloan, Chaerur Rijal menampilkan company profile dihadapan para petinggi SITC Shanghai.
Chaerur Rijal menjelaskan kedudukan Pelabuhan Pantoloan yang merupakan pintu gerbang ekonomi di Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurutnya, keberadaan Pelindo TPK Pantoloan merupakan satu-satunya operator pelabuhan di Kota Palu dengan dukungan sarana dan prasarana serta kesiapan alat yang dimiliki Terminal Petikemas Pantoloan, mampu mensukseskan rencana pembukaan rute baru tersebut sekaligus Pelindo Terminal Petikemas ikut berkontribusi mendukung program Pemerintah dalam mempercepat jalur protokol ekspor serta memangkas waktu logistik pengiriman komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Tengah, seperti durian dan kelapa.
” Ini bagian dari Upaya Pelindo Terminal Petikemas dalam meningkatkan konektivitas perdagangan internasional di Provinsi Sulawesi Tengah, di mana juga Pelindo Terminal Petikemas memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para eksportir lokal dapat mengirimkan produk mereka langsung ke pasar Tiongkok tanpa melalui pelabuhan transit, sehingga mengurangi biaya dan waktu pengiriman secara signifikan,” jelasnya.
Di samping itu kata Chaerur, Pelindo Terminal Petikemas khususnya TPK Pantoloan berharap dari rencana dibukanya rute baru Direct Call ini akan mempercepat proses ekspor komoditas unggulan yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah, seperti durian dan kelapa yang memiliki potensi pasar terbesar di Tiongkok.
Dihadapan Chief Executive Officer SITC Holding beserta rombongan Terminal Head Petikemas Pantoloan Chaerur Rijal mengatakan, Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung upaya Pemerintah dalam meningkatkan daya saing produk ekspor daerah, sekaligus menarik minat eksportir lain untuk memanfaatkan Pelabuhan Pantoloan sebagai pintu gerbang ekspor produk mereka.
” Aktivitas perdagangan di Pelabuhan terbesar di Provinsi Sulawesi Tengah ini akan semakin meningkat pesat, yang pada akhirnya akan berdampak sangat positif bagi perekonomian daerah dan menjadikan produk-produk unggulan Sulawesi Tengah kompetitif di pasar internasional, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi para petani dan pelaku usaha yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu,” harapnya.
RAS/*














