Framenews.id, Buol – Kabupaten Buol, yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah, dikenal memiliki kekayaan kuliner yang beragam, dengan cita rasa yang khas dan unik, serta kaya akan nilai budaya.
Salah satu makanan khas kebanggaan masyarakat Buol yang telah lama melegenda adalah Lyabulyo, atau yang dikenal juga dengan nama Yabuyo.
Lyabulyo terbuat dari adonan tepung sagu, dan memiliki tampilan yang mirip dengan pizza. Teksturnya yang renyah dan gurih menjadikannya sangat digemari oleh masyarakat setempat.
Makanan ini masuk dalam kategori makanan berat, dan rasa khasnya tercipta dari berbagai isian yang digunakan saat proses memasak, seperti ikan teri, ikan besar yang diiris tipis, lemak ayam, jamur, hingga daun bayam.
Hal yang menarik dari Lyabulyo adalah cara memasaknya. Untuk menyajikan penganan ini, dibutuhkan alat khusus berupa wadah pipih yang terbuat dari tanah liat, yang dalam bahasa setempat disebut Dudongean.
Proses pembuatan dan penyajiannya yang khas ini memberikan ciri tersendiri bagi Lyabulyo sebagai makanan tradisional.
Kabar baiknya, Lyabulyo kini resmi diakui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTB).
Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Lyabulyo sebagai bagian dari warisan budaya asli Kabupaten Buol, yang tidak bisa diklaim oleh daerah lain.
Dengan pengakuan ini, diharapkan dapat semakin memotivasi masyarakat Buol untuk melestarikan kuliner khas daerah mereka.
Selain itu, pengakuan sebagai WBTB ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui promosi dan pengembangan kuliner Lyabulyo sebagai ikon daerah yang dikenal lebih luas.
RIF









