Framenews.id, Buol – dr Sofyan Mailili (SML) menggelar sosialisasi Gerakan Masyakat Hidup Sehat (Germas) kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Biau, Selasa (20/2/2024).
Dalam sosialisasi tersebut, SML menyampaikan pentingnya Germas sebagai upaya menjawab tantangan permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat.
Tujuan pembangunan kesehatan adalah mewujudkan masyarakat hidup sehat melalui peningkatan upaya upaya kesehatan yang dilaksanakan untuk menjawab tantangan permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat.
” Dunia kesehatan dihadapkan permasalahan kesehatan yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular serta tren infeksi baru yaitu penyakit tidak menular yang cendrung lebih ganas dari pada penyakit menular . Dari ketiga permasalahan tersebut, yang meningkat secara signifikan saat ini adalah penyakit tidak menular karena adanya perbaikan ekonomi, mobilitas masyarakat yang tinggi dan kebebasan informasi media,” terang SML.
SML menambahkan, berdasarkan survey nasional bidang kesehatan pada tahun 2013, tercatat 93 persen masyarakat Indonesia kurang mengkonsumsi buah dan sayur, 80 persen malas bergerak (berolahraga) dan 60 persen perokok.
“Hal ini berkontribusi terhadap peningkatan penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, hipertensi, strok, gagal ginjal dan dabetes melitus (penyakit gula),” terang SML.
Oleh karena itu lanjut SML, Pemerintah mengeluarkan kebijakan Germas berupa upaya merubah perilaku masyarakat dari kebiasaan kehidupan kurang sehat menjadi perilaku yang sehat seperti merubah pola makan dengan memperbanyak makan sayuran, buah-buahan mengurangi konsumsi karbohidrat dan makanan yang tinggi protein.
“Berolahraga minimal 3000 langkah perhari dan menghindari asap rokok,” tegasnya.
Pada sesi penutupan sosialisasi, SML memberikan kuis dengan memberikan beberapa pertanyaan untuk menguji keseriusan siswa dan siswi SMA dalam mengikuti sosialisasi tersebut yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan bingkisan hadiah dari SML.
Setelah kegiatan sosialisasi TIM medis dari Puskesmas Kecamatan Biau menggelar pemeriksaan kesehatan yang rutin dilaksanakan kepada siswa dan siswi SMA.
” Kami akan hadir kembali untuk membawakan materi lainnya yang tidak kalah penting seperti memahami alat reproduksi, akibat dari pernikahan dini bagi anak remaja dan bahaya penggunaan narkoba,” janji SML.
Ke halaman selanjutnya….








