Luwuk, Framenews.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melangkah menuju tata kelola modern melalui penandatanganan MoU Sulteng Satu Data Pertanahan yang digelar di Hotel Esterella, Bukit Halimun, Luwuk, Senin (17/11/2025).
Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah bersama Kanwil BPN Sulteng dan para kepala daerah, termasuk Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo. Inisiatif ini menjadi fondasi integrasi data pertanahan lintas daerah untuk menghadirkan basis data yang terpadu dan tepercaya.
Agenda tersebut juga menjadi ruang penyelarasan Asta Cita Presiden dengan RPJMD Sulteng 2025–2029 melalui Program Unggulan 9 BERANI, sekaligus mendorong sinkronisasi data dan program agar pembangunan daerah tidak berjalan masing-masing.

Para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Tengah turut menyerahkan laporan kinerja daerah sebagai bahan laporan Gubernur kepada Presiden, mempertegas komitmen untuk bergerak dalam satu arah pembangunan.
Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menilai integrasi data sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Ia menegaskan dukungannya terhadap upaya penguatan tata kelola berbasis data presisi.
Dengan langkah kolektif ini, Sulawesi Tengah memasuki fase baru tata kelola pemerintahan—lebih modern, lebih terukur, dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
RED















