Framenews.id, Buol – Meskipun tanggal resmi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Buol tahun 2024 belum diumumkan, namun riak-riak pertarungan politik sudah terasa kuat di udara.
Pernyataan tajam dari dua figur utama dalam politik lokal, H Abdullah Batalipu dan Amran Batalipu, telah memicu ketegangan dalam konstelasi politik jelang pemilihan nanti.
H Abdullah Batalipu (H Boy sapaan akrabnya), yang kini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buol dan mantan Wakil Bupati Buol pada periode 2017-2022, ditemui Framenews.id di Sekertariat Golkar, Kelurahan Leok 1, Senin pekan kemarin, dengan tegas menegaskan posisinya dalam persaingan politik.
“Sapa dia (Amran), dia bukan lawanku. Yang kase jadi dia Ketua DPD Golkar siapa?, Saya. Yang kase jadi dia Bupati siapa? Saya,”ujar Boy dengan percaya diri yang tinggi.
Baca Juga : Partai Golkar Buol Target Enam Kursi DPRD dalam Pemilu 2024
Di pihak lain, Amran Batalipu, Dewan Penasehat Partai Nasdem Buol dan mantan Ketua DPD Golkar serta mantan Bupati Buol pada periode 2007-2012, tidak tinggal diam.
Dengan lantang, Amran menegaskan bahwa Boy tidak akan mampu bersaing dengannya.
ke halaman selanjutnya














