Tojo Unauna, Framenews.id – Bagi masyarakat Desa Uematopa di Kecamatan Ulubongka, kehadiran alat berat di jalan desa mereka pekan ini bukan sekadar tanda dimulainya sebuah proyek konstruksi. Lebih dari itu, deru mesin tersebut menjadi jawaban atas penantian bertahun-tahun warga pedalaman yang merindukan akses jalan yang layak.
Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una kini resmi memulai pemeliharaan ruas jalan Dataran Bulan–Uematopa. Jalur ini merupakan urat nadi utama bagi masyarakat setempat untuk mengangkut hasil kebun, akses anak-anak menuju sekolah, hingga jalur evakuasi warga yang membutuhkan fasilitas kesehatan.

Sebelumnya, kondisi jalan ini kerap dikeluhkan karena rusak parah. Saat musim hujan tiba, jalur tersebut berubah menjadi kubangan lumpur yang sering kali menjebak kendaraan pengangkut hasil bumi. Akibatnya, roda perekonomian tersendat dan warga terisolasi secara perlahan.
“Kalau hujan, kendaraan sering tidak bisa lewat. Hasil kebun kadang terlambat dibawa keluar. Kami bersyukur sekarang jalan mulai diperbaiki,” ujar salah seorang warga.

Merespons perbaikan ini, Kepala Desa Uematopa, Berlian Agustina, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, dan Wakil Bupati Surya Lapasiri—yang akrab disapa warga sebagai Pa’a Lipu atau Pemimpin Daerah. Warga memahami bahwa anggaran daerah memiliki keterbatasan, namun langkah nyata ini membuktikan bahwa wilayah pelosok tidak dilupakan.
“Alhamdulillah, bapak Bupati Ilham Lawidu sudah mendengar keluh kesah kami warga Uematopa. Tak banyak yang dapat kami ucapkan, hanya rasa terima kasih dan doa,” kata Berlian, Jumat (22/5/2026).

Selain kepada pimpinan daerah, apresiasi juga mengalir untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tojo Una-Una, Asfan Supu, yang turun langsung ke lapangan untuk mengawasi jalannya pemeliharaan.
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari masyarakat adat setempat, Berlian Agustina juga menitipkan salam hormat kepada Pa’a Lipu menggunakan bahasa daerah. Bagi warga Uematopa, perbaikan jalan ini tidak sekadar mempermudah transportasi, tetapi juga menghidupkan kembali harapan akan kesejahteraan yang lebih baik di masa depan.
(Budi-Son)












