PaluSulawesi Tengah

Tolak Penggunaan Peledak PT CPM di Tambang Poboya

×

Tolak Penggunaan Peledak PT CPM di Tambang Poboya

Sebarkan artikel ini
Aktivitas : Salah satu alat berat ekskavator sedang melakukan pekerjaannya di lokasi pertambangan. (Foto : Ist/Framenews.id).

Irfan juga menggarisbawahi kemungkinan risiko aktivasi tak terduga pada jalur sesar Palu Koro. Dikhawatirkan bahwa ledakan yang diakibatkan oleh aktivitas penambangan dapat memicu getaran luas yang berpotensi mencetuskan gempa bumi.

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

“Penambangan yang direncanakan berada pada ketinggian Palu sisi timur, mengancam daerah padat penduduk seperti kampus Untad, hunian tetap Talise dan Tondo, serta pemukiman lokal di Poboya dan Vatutela,”jelasnya dengan keprihatinan yang mendalam.

Dalam menanggapi rencana ini, Irfan menegaskan bahwa satu-satunya langkah yang dapat diambil adalah menolak keras penggunaan peledak dalam penambangan ini. Dia mendesak Pemerintah untuk melakukan evaluasi ulang terhadap persetujuan lingkungan dan memastikan keselamatan penduduk serta kelestarian lingkungan menjadi prioritas utama.

“Tidak ada ruang untuk negosiasi. Kesejahteraan lingkungan dan keselamatan penduduk harus menjadi prioritas utama daripada kepentingan penambangan semata,”tambanya.

Hal ini menandai suara keras dari komunitas yang menolak tegas rencana yang dinilai berpotensi merugikan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

ARI

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID