Buol

Menegakkan Disiplin ASN dan Meningkatkan Kinerja, Langkah Tegas Menuju Birokrasi Berintegritas

×

Menegakkan Disiplin ASN dan Meningkatkan Kinerja, Langkah Tegas Menuju Birokrasi Berintegritas

Sebarkan artikel ini
Pj Sekretaris Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim saat memimpin apel pagi di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Buol, Kamis (13/11/2025)..FOTO DOK KOMINFOSTANDI BUOL

Buol, Framenews.id – Mentari pagi menyapa lembut halaman kantor perangkat daerah di Kabupaten Buol. Para aparatur sipil negara (ASN) berdiri berbaris rapi, bersiap mengikuti apel disiplin.

Di barisan depan, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, memimpin langsung jalannya apel dengan suara tegas namun berwibawa.

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

Suasana apel pagi yang kini rutin digelar di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bentuk nyata pelaksanaan amanat Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, yang menekankan pentingnya menegakkan disiplin dan kinerja aparatur sebagai pondasi pemerintahan yang kuat dan melayani.

Dalam berbagai arahannya, Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo menegaskan bahwa disiplin ASN adalah langkah awal membangun tata kelola pemerintahan yang profesional.

“ASN adalah wajah pemerintah di mata rakyat. Maka, kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi syarat utama agar pelayanan publik berjalan dengan baik,” ujarnya dalam beberapa kesempatan.

Amanat itulah yang kini dijalankan Pj Sekda Moh. Yamin Rahim secara konsisten. Ia berkeliling dari satu OPD ke OPD lain, memimpin apel disiplin, memberi motivasi, serta menegaskan makna kerja ikhlas dan loyalitas.

“Disiplin bukan sekadar hadir dan absen, tapi hadir dengan semangat dan niat tulus untuk melayani,” tegas Yamin Rahim di hadapan ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buol, pekan lalu.

Penerapan apel disiplin di seluruh OPD kini menjadi bagian integral dari penilaian kinerja ASN di Kabupaten Buol.
Langkah ini bertujuan memastikan setiap aparatur memahami bahwa kinerja bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang proses yang dijalani dengan integritas, tanggung jawab, dan etika kerja.

Pemerintah Kabupaten Buol di bawah arahan Bupati H. Risharyudi Triwibowo tengah memperkuat merit system yang menilai ASN secara objektif — berdasarkan capaian kerja, kehadiran, serta perilaku kedinasan.
Kedisiplinan pun menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan promosi jabatan maupun pemberian penghargaan.

Menegakkan Prinsip Good Governance di Tingkat Daerah

Apa yang dilakukan Pemkab Buol melalui Pj Sekda Yamin Rahim adalah perwujudan nyata dari prinsip good governance — pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.

Disiplin ASN merupakan pilar penting untuk mewujudkan birokrasi yang tertib dan profesional. ASN yang disiplin akan bekerja sesuai aturan, mampu mempertanggungjawabkan tugasnya, dan terbuka terhadap pengawasan publik.
Langkah ini memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas yang menjadi roh good governance.

Selain itu, dengan menanamkan nilai kedisiplinan yang berkelanjutan, ASN juga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam perubahan, sehingga tercipta sinergi antara pimpinan dan pegawai — membangun birokrasi yang melayani dengan hati.

Bagi Pj Sekda Yamin Rahim, kedisiplinan tidak hanya menciptakan ketertiban, tetapi juga mencegah penyimpangan.

“Pemerintahan yang bersih tumbuh dari aparatur yang jujur, disiplin, dan sadar tanggung jawab,” ujarnya.

Inilah langkah nyata menuju clean government, pemerintahan yang bersih dari praktik koruptif dan penyalahgunaan kewenangan.
Dengan disiplin sebagai budaya, setiap ASN diharapkan memiliki filter moral dalam menjalankan tugasnya — bekerja bukan karena pengawasan, melainkan karena kesadaran.

Pelaksanaan apel disiplin juga diikuti dengan mekanisme pengawasan berkelanjutan yang melibatkan BKPSDM, Inspektorat, dan Bagian Organisasi Setda Buol.
Setiap OPD diwajibkan menyampaikan laporan kedisiplinan dan hasil evaluasi kinerja pegawai sebagai bahan pembinaan rutin.

Sinergi ini menjadi bentuk konkret penerapan amanat Bupati Buol untuk membangun sistem pemerintahan daerah yang solid, efektif, dan berintegritas.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kultur kerja baru — di mana setiap ASN merasa bangga menjadi pelayan masyarakat.

Buol Menuju Birokrasi Modern dan Humanis

Gerakan kedisiplinan yang digerakkan oleh Pj Sekda Moh. Yamin Rahim, atas arahan langsung Bupati H. Risharyudi Triwibowo, kini menjadi fondasi penting menuju birokrasi Buol yang modern, akuntabel, dan humanis.

Dari apel pagi yang tampak sederhana, tercipta perubahan besar dalam cara ASN memandang tugas dan tanggung jawabnya.
Disiplin bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan bentuk pengabdian dan kebanggaan.

Kabupaten Buol perlahan menapaki jalannya menuju pemerintahan yang kuat, bersih, dan dipercaya masyarakat — dengan ASN yang tidak hanya bekerja, tetapi juga mengabdi dengan hati dan menginspirasi tanpa batas.

[ RED | Framenews.id ]

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID