Buol, Framenews.id — Dua ton beras terjangkau yang digelontorkan Polres Buol dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) langsung diserbu warga Paleleh hingga ludes tak bersisa. Antusiasme warga mencerminkan betapa strategisnya langkah aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas pangan jelang akhir tahun.
Gelaran GPM ini berlangsung Minggu pagi (30/11/2025), di Desa Paleleh Kecamatan Paleleh.
Dalam rilis yang dikeluarkan Seksi Humas Polres Buol, Senin (1/12/2025) disebutkan bahwa kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dan berjalan padat namun tertib, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan pangan murah.
Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Polres Buol dan Perum Bulog, dengan fokus menjaga ketersediaan dan harga beras tetap stabil di tengah potensi fluktuasi pasar.
Sebanyak 2.000 kilogram beras disalurkan kepada masyarakat dan seluruhnya habis dalam waktu singkat.
Kapolsek Paleleh Iptu Ridwan selaku penanggung jawab kegiatan memastikan, seluruh rangkaian GPM berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.
Dua personel Polsek Paleleh, Bripka Johan dan Bripka Al Ikram, diturunkan untuk mengawal jalannya distribusi agar tetap tertib.
Dalam laporannya, Iptu Ridwan menegaskan bahwa keluhan masyarakat nihil. Ini menunjukkan bahwa kualitas beras, harga jual, hingga mekanisme distribusi diterima dengan baik oleh warga Paleleh.

Kesuksesan GPM di Paleleh mengukuhkan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir langsung dalam meringankan beban ekonomi masyarakat dan menjaga ketahanan pangan daerah.
Polres Buol diharapkan dapat terus memperluas kegiatan serupa ke wilayah lain yang membutuhkan.
RED















