Buol, Framenews.id – Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo bakal mengeluarkan peraturan bupati (Perbup) tentang ketahanan pangan lokal, guna mendukung swasembada pangan.
” Kita mau ada ketahanan pangan loka, Insya Allah Bupati akan mengeluarkan peraturan bupati atau apapun itu terkait dengan konservasi lahan sagu. Kita mau ada beberapa hektar luasan yang menjadi ketahanan pangan kita yaitu sagu,” ujarnya belum lama ini.
Selain itu kata Bupati Bowo, ada program cetak sawah dari Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah dan pemerintah pusat untuk Kabupaten Buol, sebesar 1000 hektar.
” Nah, Problem di Kabupaten Buol beberapa area sawah seperti di Lakea dan beberapa tempat lainnya, masalah utamanya adalah pengairan. APBD kita tidak mampu, kita sekarang sudah defisit 19 Miliar lebih,” jelasnya.
Namun kata Bupati, untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya akan mengusulkan ke pemerintah pusat karena semua data data pertanian akan disampaikan ke pusat.
” Insya Allah Pemerintah Pusat bisa memberikan bantuan kepada kita. Untuk pengairan, ada dua pola yang dilaksanakan Kementerian Pertanian yaitu pipanisasi dan bor sumur dalam untuk mengairi persawahan. Mudah-mudahan kita bisa dapat,” bebernya.
Terkait dengan pangan jenis jagung, Bupati menambahkan, Buol punya target akan melakukan ekspor jagung ke Philipina pada pertengahan tahun 2026 atau awal tahun 2027, seperti yang dilakukan di Kabupaten Tojo Una-una.
‘ Kalau bicara soal ekspor, tentang bibit, tentang pupuk, pengairan dan hama selesai diurus,” sebutnya.
Sementara tentang kesiapan gudang penampungan jagung di Kabupaten Buol sebut Bupati, jika untuk keperluan ekspor jagung, di setiap desa kemungkinan oleh pihak ketiga atau nasional akan diberikan bantuan lantai jemur seperti yang pernah dilakukan di Kabupaten Tojo Una-Una.
Bantuan lainnya yang bisa diberikan untuk keperluan ekspor jagung oleh pihak ketiga atau nasional yakni mesin pipil atau mesin perontok jagung serta mesin pengering atau dryer berkapasitas 50 ribu ton seperti yang dibangun di pelabuhan yang ada Kabupaten Tojo Una-Una
” Buol, kita berharap bisa masuk dan dapat semua fasilitas itu dari kementerian pertanian. Bantu do’anya,” pintanya.
RED














