BuolSulawesi Tengah

Bupati Buol Tantang Ketahanan Pangan Daerah untuk Sukseskan Program MBG

×

Bupati Buol Tantang Ketahanan Pangan Daerah untuk Sukseskan Program MBG

Sebarkan artikel ini

Framenews.id, Buol – Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah pusat mendapatkan perhatian serius dari Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo.

Dalam kesempatan open house Idul Fitri 1446 H di rumah jabatan Bupati, Senin kemarin, Triwibowo menegaskan tantangan besar yang dihadapi daerahnya dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk lebih dari 40 ribu warga yang akan menerima manfaat dari program tersebut.

Advertisement
Example 300x600
Scroll untuk lanjut membaca

“Bantuan makan siang gratis bergizi ini sangat vital untuk masyarakat kita. Namun, masalah utama yang kita hadapi adalah ketersediaan pangan yang belum cukup untuk mendukung program ini setiap hari,”ujar Bupati Triwibowo dalam sambutannya.

Bupati Triwibowo menjelaskan bahwa meskipun anggaran Rp. 168 miliar sudah dialokasikan, ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari.

“Kami harus memastikan bahwa setiap harinya ada cukup bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan 40 ribu lebih warga. Namun, kapasitas produksi pangan lokal kita belum cukup untuk mencapainya,”tambahnya.

Program MBG di Kabupaten Buol direncanakan untuk memberikan makan siang bergizi setiap hari kepada ribuan warga, namun dengan keterbatasan produksi pangan di daerah, ada potensi kesulitan dalam mencapainya.

“Kita harus mencari solusi jangka panjang, salah satunya adalah dengan mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam produksi pangan,”kata Triwibowo.

Salah satu langkah yang diusulkan Bupati adalah mendorong masyarakat untuk menanam bahan pangan seperti padi, sayuran, dan komoditas lainnya.

“Kami ingin masyarakat Buol lebih sadar pentingnya ketahanan pangan lokal. Dengan menanam padi dan sayuran, kita bisa mengurangi ketergantungan pada daerah lain yang juga memiliki program serupa,”tambahnya.

Di tengah tantangan tersebut, Bupati Buol juga menyarankan agar ada kerjasama antar daerah untuk memastikan kelancaran distribusi pangan.

“Meski kita ingin mengandalkan produksi lokal, kami juga berupaya untuk bekerja sama dengan daerah lain. Tapi, ini bukan perkara mudah, karena daerah lain juga sedang berjuang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri,”ujar Bupati.

Bupati menegaskan, ketersediaan pangan yang memadai akan menjadi kunci keberhasilan program MBG di Kabupaten Buol.

“Kami harus bersiap untuk masa depan yang lebih baik, dan itu dimulai dari ketersediaan pangan yang stabil dan terjaga. Program ini bukan hanya soal memberi makan, tetapi tentang menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat untuk masa depan,”tutup Triwibowo.

RED

Example 300x600
Example 300x600
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID