BuolSulawesi Tengah

Bupati Buol : Pejabat Tidak Sanggup Kendalikan Hewan Ternak, Mundur!

×

Bupati Buol : Pejabat Tidak Sanggup Kendalikan Hewan Ternak, Mundur!

Sebarkan artikel ini

Framenews.id, Buol – Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo (Bowo), mengambil langkah tegas terkait masalah hewan ternak yang berkeliaran di jalanan.

Dalam acara open house yang digelar di rumah jabatan pada Senin kemarin, Bupati Bowo menegaskan bahwa pejabat di tingkat kecamatan dan desa yang gagal menangani permasalahan tersebut akan dikenakan sanksi berat.

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

“Jika ada camat, lurah, atau kepala desa yang tidak mampu menangani masalah hewan ternak ini, saya minta mereka untuk mundur dari jabatannya,”tegas Bupati Triwibowo.

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan maraknya hewan ternak, terutama sapi, yang berkeliaran di sepanjang jalan.

“Saya tidak ingin lagi melihat hewan ternak mengganggu ketertiban di jalan raya, yang bisa membahayakan keselamatan warga,”ujar Bupati Buol.

Selain pejabat yang akan dikenakan sanksi, Bupati Triwibowo juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah, bersama Kepolisian dan TNI, akan segera melaksanakan razia terhadap hewan ternak yang berkeliaran.

“Kami akan membentuk tim gabungan untuk menangkap sapi-sapi yang berkeliaran dan membawanya ke tempat penangkaran khusus. Pemilik ternak yang melanggar akan dikenakan denda sebesar Rp300.000 per hari,”kata Bupati.

Langkah tegas ini diambil untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman bagi masyarakat Buol, serta untuk mendukung ketahanan pangan dalam mensukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati juga mengingatkan para pemilik hewan ternak agar lebih bertanggung jawab terhadap peliharaan mereka.

“Kami akan terus memantau dan mengawasi. Jangan sampai ada lagi hewan yang berkeliaran dan mengganggu ketertiban umum,”tambahnya.

Dengan kebijakan ini, Bupati berharap seluruh aparat pemerintah desa dan kecamatan dapat lebih serius dalam mengelola masalah hewan ternak di wilayah masing-masing.

“Kami menginginkan perubahan nyata. Jika ada yang tidak sanggup, saya minta untuk mundur, karena ini adalah masalah serius,”ujar Bupati Bowo menutup pernyataannya.

RED

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID