Buol, Framenews.id — Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, menegaskan pentingnya transparansi setelah Panitia Bupati Cup 2025 menyampaikan laporan keuangan sementara secara terbuka kepada publik.
Hingga 4 Desember 2025, total pemasukan dari biaya pendaftaran 32 tim — masing-masing Rp2.500.000 — tercatat Rp80.000.000. Dari jumlah tersebut, panitia mengeluarkan Rp28.078.000 untuk persiapan, pembenahan lapangan, dan kebutuhan kesekretariatan, sehingga tersisa saldo Rp51.922.000.
Selama sembilan hari pertandingan, panitia juga memperoleh pemasukan karcis sebesar Rp12.735.000, dengan pengeluaran operasional Rp6.010.500. Sisa periode tersebut tercatat Rp6.724.500. Tambahan pemasukan lain berasal dari perolehan kartu sebesar Rp1.700.000. Panitia menegaskan laporan ini masih bersifat sementara karena biaya perangkat pertandingan belum direkap.
Bupati Risharyudi menilai, penyampaian laporan secara terbuka menjadi bagian dari akuntabilitas kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Ia menyebut langkah panitia dapat menjadi contoh praktik transparansi dalam penyelenggaraan kegiatan di daerah.
Bupati juga mengapresiasi inisiatif panitia yang menggunakan sebagian kas turnamen untuk membantu warga terdampak musibah pada beberapa kesempatan sebelumnya.
Menurutnya, manfaat sosial tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga dapat turut memberi dampak positif langsung kepada masyarakat.
Ia berharap keterbukaan ini dijaga hingga seluruh rangkaian Bupati Cup 2025 selesai, sehingga laporan akhir dapat disampaikan secara lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
RED












