Framenews.id, Buol – Dalam perjalanan menuju Pilkada serentak 2024, Arianto T. Riuh hadir sebagai sosok yang menjanjikan perubahan bagi Kabupaten Buol.
Lahir di Bunobogu pada 6 April 1969, ia kini berusia 53 tahun dan tinggal di Jalan Pramuka, Kelurahan Kali, Kecamatan Biau. Bersama Muammar A Koloi sebagai calon Wakil Bupati, mereka mengusung akronim AMANAH, yang menjadi simbol harapan dan kepercayaan bagi masyarakat.
“Saya berkomitmen untuk membawah perubahan nyata bagi Kabupaten Buol dan masyarakat,”tegasnya, Selasa (08/10/24).
Arianto adalah sosok keluarga yang berdedikasi, menikah dengan Rafika M. Al Idrus dan dikaruniai empat anak.
“Keluarga adalah sumber kekuatan saya, dan bersama mereka saya ingin membangun masa depan yang lebih baik,”kata Arianto.
Pendidikan yang ditempuhnya, dari SDN 2 Paleleh hingga S2 di Universitas Gadjah Mada, mencerminkan komitmennya terhadap pengembangan diri dan intelektualitas.
“Pendidikan yang saya tempuh adalah investasi untuk diri saya dan untuk melayani masyarakat,”ucapnya.
Pengalaman kerjanya di pemerintahan sangat luas. Arianto telah menjabat berbagai posisi strategis, termasuk Sekretaris Kecamatan Paleleh dan Kepala Dinas DPKAD Kabupaten Buol, yang menunjukkan kepemimpinan dan kemampuannya dalam merumuskan kebijakan publik yang efektif.
“Pengalaman di pemerintahan memberikan saya pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan harapan masyarakat,”jelasnya.
Lebih dari itu, Arianto aktif dalam organisasi sosial seperti Gerakan Pramuka dan FPTI, yang menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda dan kesejahteraan masyarakat. Penghargaan yang diterimanya, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional, menegaskan dedikasinya dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Saya percaya bahwa pengembangan generasi muda kunci untuk menciptakan Kabupaten Buol yang lebih baik,”sebut Arianto.
Dengan akronim AMANAH, Arianto T. Riuh siap memberikan solusi konkret untuk tantangan yang dihadapi Kabupaten Buol.
Ia percaya bahwa dengan kerjasama dan partisipasi aktif semua elemen masyarakat, impian untuk menjadikan Kabupaten Buol lebih sejahtera dan berdaya saing dapat terwujud.
“Akronim AMANAH bukan hanya sekedar jargon, tetapi manifestasi dari komitmen untuk melayani rakyat dengan penuh hati,”jelas Arianto menutup penjelasannya.
RED














