Buol

Tak Kompromi, Diskan Buol Siap Bakar Kapal Pelaku Bom Ikan

×

Tak Kompromi, Diskan Buol Siap Bakar Kapal Pelaku Bom Ikan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buol Tonang Mallongi. Dok : Framenews

Framenews.id, Buol – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol,  secara tegas akan menindak pelaku dan akan membakar kapal pelaku yang melakukan pemboman ikan di perairan laut Buol

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Perikanan (Diskan) Kabupaten Buol, Provinsi Sulteng, Tonang Malongi, usai acara buka puasa bersama di Kelurahan Leok 1, Kecamatan Biau, Jumat (07/03/2025) petang.

Tonang Malongi menyatakan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada para pelaku dan akan mengambil tindakan keras terhadap mereka.

“Tak ada kompromi! Saya akan tegas. Jika saya temukan para pelaku sedang melakukan penangkapan ikan dengan cara pengeboman, saya akan bakar kapalnya,” tegasnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan sebagai respons terhadap meningkatnya kasus penangkapan ikan secara ilegal dengan menggunakan bom di wilayah perairan Buol.

Dia menyebutkan, para pelaku bom ikan kerap melakukan perlawanan, bahkan tidak segan-segan menabrak perahu nelayan setempat yang mencoba menghalangi aktivitas mereka.

” Pelaku bom ikan telah merusak ekosistem laut dan menyebabkan kerugian besar bagi nelayan lokal,” ujarnya.

Selain itu kata dia,  tindakan perlawanan yang dilakukan oleh para pelaku semakin memperburuk situasi di lapangan.

“Para pelaku sering melakukan perlawanan, bahkan jika ada nelayan setempat yang berani menghalangi aktivitas mereka, pelaku tidak segan-segan menabrak perahu nelayan lokal,” bebernya.

Dia menambahkan, evaluasi terhadap kasus pencurian ikan menggunakan bom yang melibatkan nelayan luar dari Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, semakin memperkuat urgensi untuk melakukan tindakan preventif. Diskanlut Buol bersama pihak terkait lainnya akan meningkatkan patroli pemantauan dengan menggunakan sistem operasi diam (silent operation) untuk menanggulangi kejahatan ini.

“Kami akan melakukan patroli pemantauan dengan sistem silent operation di wilayah perairan Buol. Ini untuk mencegah terjadinya tindakan penangkapan ikan ilegal yang merusak lingkungan laut,” sebutnya.

Aktivitas ilegal fishing ini sering terlihat di kawasan laut sekitar Pulau Raja, Desa Lunguto, dan sebagian perairan Desa Hulubalang, Kecamatan Paleleh Barat dan parairan laut sekitar wilayah Kecamatan Paleleh, Praktik penangkapan ikan dengan cara menggunakan bom ini telah berlangsung sejak 2023.

Menurut keterangan warga setempat aktifitas penangkapan ikan menggunakan bom di perairan Kabupaten Buol dilakukan oleh nelayan asal Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

RED/RAS

error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID