BuolPolitikSulawesi Tengah

Seriuskah Nasdem Buol Dorong Kadernya di Pilkada?

×

Seriuskah Nasdem Buol Dorong Kadernya di Pilkada?

Sebarkan artikel ini

Framenews.id, Buol – Berdasarkan perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Buol, Partai Nasdem resmi membuka pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Pilkada serentak 2024, Rabu (01/06/24).

Keputusan partai besutan Surya Paloh yang membuka pendaftaran penjaringan itu menuai beragam spekulasi karena dinilai kontradiktif dengan keputusan sebelumnya, dimana DPD Partai Nasdem Buol pernah mengeluarkan daftar nama yang diusulkan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) sebagai bakal Calon. Keduanya adalah Lely Yuliawati dan Bahri Asiki. Seriuskah DPD Nasdem Buol mendorong kadernya di kontestasi Pilkada?

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

Sekretaris Panitia Rekrutmen Terbuka DPD Nasdem Kabupaten Buol, Budi Santoso menyatakan, DPD Partai Nasdem Kabupaten Buol serius mendorong dua nama kader, namun kata Budi dua kader yang di dorong oleh Nasdem Buol tetap harus mengikuti prosedur dan mekanisme dalam penjaringan calon sebagaimana petunjuk teknis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem.

” Kami serius mendorong kader. Di rapat internal kami mendorong dua nama ini (Bahri dan Lely). Namun demikian, meskipun kader semuanya tetap harus mengikuti proses, tetap harus mengikuti mekanisme yang sudah ditentukan oleh DPP, harus tetap mendaftar dan mengikuti proses penjaringan,” terang Budi, Kamis (2/5/2024) di Sekretariat DPD Nasdem Kabupaten Buol.

Budi menyatakan, penjaringan Calon oleh DPD Nasdem diperuntukkan untuk semua kalangan, baik kader maupun non kader. Siapapun yang mendapatkan rekomendasi dari DPP, segenap jajaran internal partai bertugas memenangkan calon tersebut.

” Siapapun nanti yang akan mendapatkan rekomendasi dari DPP tugas kami adalah memenangkan calon tersebut,” katanya.

Budi sekaligus, menepis isu terkait tidak diberikannya ruang kepada Agris Dwi Putra Amran Batalipu dikarenakan hanya dua nama kader yang di dorong oleh Nasdem Buol.

Menurut Budi, hasil rapat internal pengurus DPD Nasdem saat itu adalah mendorong kader yang merupakan pengurus yang masuk dalam struktur kepengurusan DPD Nasdem Buol.

” Kita mendorong kader dari internal secara struktural, Agris meskipun kader tapi tidak berada dalam struktur DPD Nasdem Buol, berbeda dengan Kaka Bahri dan Bu Lely,” tandasnya.

RIF

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID