BuolSulawesi Tengah

Miris, Pemda Tak Hadir dalam Nobar Film Perjuangan Petani Sawit

×

Miris, Pemda Tak Hadir dalam Nobar Film Perjuangan Petani Sawit

Sebarkan artikel ini

Framenews.id, Buol – Kegiatan nonton bareng film dokumenter “Bertahan di Tanah Harapan” dan diskusi bersama petani sawit Kabupaten Buol yang digelar di Taman Kota, Sabtu (8/2/2025), pukul 19:30 WITA, tidak dihadiri satupun perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buol.

Salah seorang penyelenggara kegiatan, nobar dan diskusi tersebut, Seniwati, mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakhadiran Pemda dalam kegiatan tersebut.

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

” Saya sebagai penyelenggara dan juga petani, berharap Pemda bisa hadir dalam kegiatan ini, berdiskusi dan sama-sama mencari solusi dari permasalahan yang terjadi, kami merasa sangat kecewa dengan ketidakhadiran Pemda dalam kegiatan ini,” kata Seniwati yang ditemui usai kegiatan.

Menurutnya, pihaknya telah melayangkan undangan kepada pihak Pemda, namun tidak ada konfirmasi terkait ketidakhadiran unsur Pemda dalam kegiatan tersebut.

” Kami mengundang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kapolres Buol, Dinas Koperasi, PJ Bupati, dan Camat Momunu, Tiloan dan Bukal. Pihak Pemda tidak hadir dalam kegiatan ini, kami juga tidak mendapatkan konfirmasi terkait alasan ketidakhadiran Pemda dalam kegiatan ini. Kami juga kecewa kepada pihak DPRD yang tidak hadir dalam kegiatan, karena sebenarnya banyak yang ingin kami pertanyakan pada DPRD” katanya.

Hal serupa diungkapkan Ketua Non Litigasi LBH Pogogul Justice, Jason Mandagi SH, yang juga menyayangkan absenya unsur Pemda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya ada indikasi Pemda ingin melepas tangan terhadap atas permasalahan Petani sawit di Kabupaten Buol.

” Ada kecendrungan Pemerintah daerah mau melepas tangan terhadap permasalahan ini. Sangat disayangkan Pemerintah meremehkan dirinya sendiri, Pemerintah merasa pemerintah tidak punya wewenang terhadap masalah ini,” tegas Jason.

Film dokumenter “Bertahan di Tanah Harapan” adalah film dokumenter yang mengangkat kisah perjuangan petani di Buol dalam mempertahankan tanah mereka dari ekspansi perusahaan sawit. Dokumenter ini merekam realitas konflik agraria yang telah berlangsung bertahun-tahun di kabupaten Buol.
Kegiatan nonton bareng dan diskusi yang digelar pada malam hari itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan isu agraria di Kabupaten Buol.

RED

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID