Buol, Framenews.id — Suasana santai di Warkop Karaeng berubah menjadi ruang dialog terbuka ketika Kapolres Buol AKBP Irwan menggelar kegiatan “Ngopi dan Ngobrol Santai Bersama Insan Pers”, Senin (13/10/2025).
Momen itu semakin menarik setelah Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo dan Ketua DPRD Buol Ryan Nathaniel Kwendy hadir dan langsung bergabung tanpa protokoler.
Dalam pertemuan informal tersebut, ketiga pimpinan daerah menyampaikan sejumlah pesan penting terkait peran media, transparansi, dan sinergi lintas lembaga di Kabupaten Buol.
Ketua DPRD Ryan: Media Harus Jadi Penghubung Aspirasi Publik
Ketua DPRD Buol Ryan Nathaniel Kwendy menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting dalam memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan secara akurat kepada pemerintah.
“Media adalah jembatan aspirasi rakyat. Karena itu DPRD akan terus membuka ruang dialog dengan insan pers agar informasi publik semakin transparan dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Ryan menyebut komunikasi yang baik antara lembaga dan media adalah prasyarat bagi penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel.
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kapolres membuka ruang dialog santai bersama wartawan. Ia menilai forum seperti ini dapat memperkuat hubungan kerja antara pemerintah dan insan pers.
“Melalui forum seperti ini kita bisa saling memahami peran. Kritik dan saran dari media adalah vitamin bagi pemerintah untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa keberimbangan pemberitaan sangat penting, dan dirinya selalu membuka ruang komunikasi bagi jurnalis. “Pintu ruangan saya selalu terbuka untuk teman-teman media,” ujarnya.
Kapolres Buol AKBP Irwan menyampaikan bahwa media merupakan mitra strategis Kepolisian dalam menjaga keamanan dan kepercayaan publik.
“Sinergi antara Pemerintah, DPRD, Kepolisian, dan media sangat penting untuk menjaga stabilitas Buol. Dengan komunikasi yang baik, setiap isu dapat diselesaikan secara bijak,” ungkap Kapolres.
Ia menekankan, kolaborasi lintas sektor sangat menentukan terciptanya wilayah yang aman dan kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kasat Reskrim AKP Jordan Rendy Z. Pellokila dan Kasubsi Penmas Ipda Budi Waskito yang ikut berdiskusi dengan para jurnalis.
Pertemuan santai itu menegaskan bahwa membangun daerah bukan hanya soal kebijakan formal, tetapi juga keterbukaan komunikasi. Lewat obrolan ringan dan secangkir kopi, tiga pilar Buol menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan daerah yang informatif, aman, dan semakin responsif terhadap aspirasi publik. RED






