Buol

Irigasi Rusak Akibat Banjir, 50 Hektare Sawah di Desa Talaki Tak Bisa Digarap

×

Irigasi Rusak Akibat Banjir, 50 Hektare Sawah di Desa Talaki Tak Bisa Digarap

Sebarkan artikel ini

Buol, Framenews.id – Irigasi di Desa Talaki, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang yang terjadi pada April 2024 lalu. Akibatnya, sekitar 50 hektare sawah tidak bisa ditanami hingga saat ini.

Kepala Desa Talaki, Husen Mukmin, saat ditemui Framenews, Sabtu (26/7/2025), membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan, kerusakan pada infrastruktur irigasi telah menyebabkan sawah-sawah warga tidak dapat dialiri air, sehingga para petani kehilangan sumber mata pencaharian.

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

“Sudah tidak terhitung berapa kali saya menyampaikan laporan ke kabupaten. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pihak terkait,” ungkapnya.

Kades Talaki Husen Is Mukmin

Menurut Husen, kerusakan irigasi cukup parah. Pintu air rusak, saluran tertutup lumpur, dan dipenuhi material kayu besar yang terbawa banjir. Kondisi ini membuat sistem pengairan lumpuh total.

“Akibatnya, sawah di desa kami tidak bisa ditanami padi selama hampir satu tahun. Para petani tidak bisa beraktivitas seperti biasa,” jelasnya.

Untuk sementara, pihak desa bersama warga rutin melakukan gotong royong setiap hari Jumat. Mereka membersihkan saluran dari lumpur dan sisa kayu agar kerusakan tidak bertambah parah.

“Itu saja yang bisa kami lakukan sambil menunggu perhatian dari pemerintah,” tambahnya.

Husen berharap Pemerintah Kabupaten Buol segera turun tangan memperbaiki kerusakan irigasi tersebut, agar petani bisa kembali mengolah sawah mereka.

“Harapan kami, irigasi ini segera diperbaiki supaya sawah yang sudah lama tidak produktif bisa digarap kembali,” tandasnya. RED

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID