FrameNews.id, Buol – Menyikapi kenaikan harga gas elpiji bersubsidi yang saat ini menembus angka Rp 80 ribu per tabung, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kabupaten Buol menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Buol, Selasa (26/3/2024) .
Aksi ini digelar untuk mendesak Pemerintah agar mengambil sikap terkait masalah tersebut dengan menindak tegas pangkalan yang menjual gas elpiji 3 kilogram (kg) diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Faisal Matoka, dalam orasinya menagih sikap Pemerintah Kabupaten Buol dalam menyikapi persoalan tersebut. Menurutnya hingga saat ini belum ada upaya serius dari Pemerintah untuk menangani masalah tersebut.
” Sudah mo hampir satu tahun proses ini berjalan. Apa kinerja Pemda? Apa kinerja bapak ibu yang digaji oleh rakyat, saya pertanyakan itu, apa kinerja anda? Saya emosi karena keadaan rakyat hari ini,” tegas Faisal dalam orasinya.
Faisal menegaskan, kondisi masyarakat Buol saat ini memprihatinkan disebabkan naiknya harga-harga bahan pokok. Dirinya meminta agar Pemerintah memperhatikan penderitaan masyarakat di Kabupaten Buol.
“Mendingan kembalikan saja itu elpiji warna ijo ke negara, buat apa tertulis untuk rakyat miskin? Buat apa?. Tidak mampu kami untuk membeli. Sudah harga beras naik, Elpiji naik, kebutuhan kami dalam satu hari saja 15 ribu bahkan 17 ribu untuk harga beras di tambah dengan harga elpiji, tidak sampai satu bulan yang 3 kilogram dengan harga Rp 80 ribu. Coba bapak hitung, bapak nalar, bapak kan mungkin tidak merasakan soal penderitaan rakyat,” tegasnya.
Faisal, meminta agar pihak yang berwenang, melakukan klasifikasi secara jelas, pihak mana saja yang berhak mendapatkan elpiji 3 kilogram dan pihak mana saja yang tidak berhak. Dirinya meminta agar intervensi pasar dilakukan karena dampaknya besar terhadap masyarakat.
” Ini yang harus kita pilah, mana yang berhak membali elpiji 3 kilogram, dan mana yang tidak. Seharusnya ini juga jadi PR (Pekerjaan Rumah) kita dari dulu, seharusnya sudah terjawab hari ini soal pemerintahan mengintervensi, ini hal kecil tapi dampaknya luar biasa terhadap rakyat” kata Faisal.
Aksi yang berlangsung tertib tersebut, diterima oleh Penjabat Sekretaris Daerah Buol, Usman Hasan dan Asisten II Sekretariat Daerah Buol, Arianto Rioeh.
Untuk diketahui berdasarkan HET, gas elpiji 3 kg bersubsidi di Kabupaten Buol adalah Rp24.800 per tabung. ALL








