Jakarta, Framenews.id – Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, mengusulkan agar Kabupaten Buol ditetapkan sebagai Kawasan Industri Perkebunan Kelapa.
Usulan ini disampaikan langsung dalam Forum Eksekutif-Legislatif Kader PKB bersama DPP PKB dan Fraksi PKB DPR RI dalam rangka Harlah ke-27 PKB di Jakarta, Rabu (23/7/2025)
Risharyudi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Pertahanan dan Keamanan Negara DPP PKB, memanfaatkan momentum ini untuk menyuarakan potensi sumber daya alam Kabupaten Buol kepada sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menko PMK Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, dan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.
Dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Perindustrian yang juga Komisaris Utama Pertamina Gas, Faisol Riza, Bupati Buol menyampaikan kesiapan daerahnya dalam mendukung hilirisasi sektor kelapa. Diskusi tersebut membahas peluang investasi dari sejumlah investor asal Tiongkok yang tertarik membangun pabrik pengolahan kelapa di Indonesia.
“Jenis usahanya meliputi pengolahan air kelapa menjadi nata de coco, daging kelapa menjadi minyak goreng dan camilan, serta sabut kelapa untuk cocopeat dan media tanam. Seluruh produk akan dipasarkan langsung ke Tiongkok,” ujar Risharyudi.

Ia menyambut baik tawaran tersebut, mengingat potensi kelapa di Buol telah diwarisi secara turun-temurun oleh masyarakat. “Insyaallah, kami akan segera mengurus seluruh persyaratan administrasi dan menyampaikan permohonan ke pemerintah provinsi serta pusat agar Buol ditetapkan sebagai Daerah Kawasan Industri Kelapa,” tegasnya.
Menurut Risharyudi, Kabupaten Buol masih memiliki lahan yang sangat luas dan siap menyambut para investor dengan karpet merah. Ia juga menekankan kesiapan daerah dalam menyediakan tenaga kerja lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.
Forum strategis ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dari kalangan kepala daerah, menteri, hingga anggota DPR RI.
RED















