Buol, Framenews.id – Bupati Buol, H.Risharyudi Triwibowo merepon positif terbangunnya Nota Kesepahaman (MoU) antara Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Berkah Buol dengan perusahaan konsorsium Indonesia -Tiongkok, baru-baru ini.
Menurut Bupati Bowo, langkah yang diambil Pjs Perumda Berkah Buol, Ahmad Andi Maka merupakan langkah yang baik dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buol.
” Terbangunnya Nota Kesapahaman (MoU) antara Perumda Berkah dengan PT. Prakarsa Bumi Pratama mewakili investor konsorsium Indonesia-Tiongkok, baru-baru ini, merupakan hal yang berani dalam membuka peluang usaha di daerah ini. Kami merespon dengan baik serta mendukung sepenuhnya apa yang telah dilakukan Perumda Berkah Buol,” ujarnya, saat dimintai tanggapannya via pesan WhatsApp, Minggu malam (6/7/2025).
Bupati Bowo juga beri peluang yang luas bagi investor yang mau membuka usaha bisnis di Kabupaten Buol dengan berbagai kemudahan.
” Karpet merah akan kami gelar disertai kemudahan-kemudahan berupa perizinan, lokasi, dan insentif dari daerah, asalkan pengusaha juga mau tertib ikuti regulasi, baik daerah dan nasional,” ucap Bupati Bowo Timimun
Bowo menjelaskan, dengan adanya investor masuk dan menanamkan modalnya ke daerah ini,
secara otomatis lapangan pekerjaan menjadi terbuka luas, adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Kabupaten Buol bisa menjadi Destinasi Bisnis bagi pelaku usaha.
Bowo menjelaskan, ketika menjadi daerah destinasi bisnis,
peluang usaha di Kabupaten Buol juga terbuka luas, seperti adanya usaha tempat konferensi (pertemuan) yang memadai, penyewaan kendaraan, usaha tempat tempat atraksi unik, terutama jika atraksi tersebut berkaitan dengan industri atau bidang tertentu, kuliner, agen perjalanan, penjualan souvenir atau oleh oleh hingga pemandu wisata.
” Dengan memahami konsep destinasi bisnis dan peluang yang ada di dalamnya, pelaku bisnis dapat menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi wisatawan bisnis dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” harapnya.
Selain itu kata Bupati, dengan menjadi daerah destinasi bisnis tersebut akan menawarkan pengalaman unik yang membedakannya dari tempat lain, seperti acara networking yang berkesan, akses ke keahlian lokal, atau kesempatan untuk mempelajari budaya dan bisnis setempat.
” Daerah dengan pusat perdagangan atau industri tertentu dapat menarik kunjungan bisnis, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” sebutnya.
RED















