BuolSulawesi Tengah

Bantuan Nelayan di Dinas Perikanan Buol Tak Kunjung Ada Realisasi Dipertanyakan

×

Bantuan Nelayan di Dinas Perikanan Buol Tak Kunjung Ada Realisasi Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buol, Moh Kachfi
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buol, Moh Kachfi

Framenews.id, Buol – Proses pengadaan barang berupa mesin katinting di Dinas Perikanan Kabupaten Buol, Sulteng, dipertanyakan. Pasalnya hingga dipenghujung tahun anggaran, barang yang menjadi hak para kelompok nelayan itu belum terealisasi penyalurannya.

Sementara pengadaan dua paket bantuan sosial berupa mesin ketinting dengan anggaran masing-masing senilai Rp.584.875.000, dan Rp. 652.750.000 dianggarkan sejak awal tahun, sebagaimana tertera dalam anggaran Dinas Perikanan Kabupaten Buol tahun anggaran 2023.

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

Kepada media Framenews.id, sejumlah kelompok nelayan calon penerima manfaat mengaku sampai dengan saat ini mereka mengaku belum menerima bantuan tersebut.

“ Belum ada pak bantuan itu kita terima padahal sudah bulan Desamber ini,” ungkap Basri, anggota kelompok nelayan asal Desa Lokodidi, Kecamatan Gadung, kepada Framenews.id, Jumat (8/12/2023).
Senada juga diutarakan salah seorang anggota kelompok nelayan Berkah Desa Taat, Kecamatan Gadung, Nurdin, yang mempertanyakan soal lambatnya penyaluran oleh pihak dinas Perikanan.

“ Proposal sudah kami ajukan, tapi kami belum tahu kapan mau datang barangnya. Karena ini sudah akhir tahun, mungkin nanti tahun depan baru ada bantuannya pak,” kata Nurdin berkelakar.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Moh Kachfi, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jum’at (08/12/23) menyampaikan bahwa barang berupa ketinting saat ini sedang dalam perjalanan dari Palu menuju Buol.

Kachfi juga menjelaskan bahwa total paket bantuan ini mencakup sekitar 100 unit untuk kelompok masyarakat. Proses pengadaan mesin katinting 9 PK dilakukan melalui salah satu toko di Buol, sementara mesin 13 PK diperoleh dari Palu.

“Sebagian barang sudah berada di Kantor, sementara sisanya masih dalam perjalanan dari Palu menuju Buol. Kami berharap paling lambat pada awal minggu depan, yaitu Senin atau Selasa, bantuan ini dapat disalurkan kepada penerima,” kata Kachfi.

Kachfi juga singkat menjelaskan bahwa penerima bantuan terdiri dari perorangan dan kelompok di dalam komunitas setempat.
RIF

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID