Buol, Framenews.id – Sebanyak 700 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol menjalani pemeriksaan dan tes urine untuk mendeteksi penggunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Buol bekerja sama dengan RSUD Mokoyurli Buol, berlangsung selama empat hari sejak Kamis hingga Minggu (21–24/8/2025).
Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, turun langsung memantau jalannya pemeriksaan.
Wabup menegaskan bahwa tes urine ini menjadi bagian penting sebelum penyerahan SK P3K dan SK CPNS.
“Kami berharap seluruh P3K dan CPNS di lingkup Pemkab Buol bebas dari penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif. Dengan demikian, mereka bisa lebih fokus menjalankan tugas dan fungsinya di unit kerja masing-masing,” ujar Wabup.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum RSUD Mokoyurli Buol, Sahroni Sakka, mengatakan pihaknya bertindak sebagai penyedia alat tes sekaligus tempat pemeriksaan.
“Hari pertama, Kamis 21 Agustus 2025, sebanyak 175 orang telah menjalani pemeriksaan dari total 700 peserta,” ungkapnya.
Pemeriksaan ini diharapkan menjadi langkah pencegahan dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur, sekaligus memastikan aparatur yang menerima SK benar-benar siap bekerja secara profesional dan bersih.
RED












