Buol, Framenews.id – Wakil Bupati (Wabup) Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, memotivasi para siswa SMK Negeri Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buol agar menjadikan Praktek Kerja Lapangan (PKL) sebagai momentum berharga untuk belajar, beradaptasi, dan membentuk karakter disiplin serta tangguh menghadapi dunia kerja.
“Kalau di kampungmu orang tua dianggap sederhana, maka dengan ilmu dan kerja keras, kalianlah yang akan mengangkat derajat mereka. Sukses di sekolah dan di dunia kerja nanti adalah pembuktian bahwa anak Buol mampu berprestasi,” pesan Wabup saat melepas 60 peserta PKL Tahun Ajaran 2025/2026, Kamis (6/11/2025) di Ruang Praktik Siswa (RPS) SMK Negeri Perikanan dan Kelautan, Kecamatan Gadung.
Wabup Nasir mengingatkan, PKL bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan sarana untuk melatih diri agar siap menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya.

Ia juga mengajak guru dan orang tua untuk terus bersinergi dalam mendukung proses pendidikan melalui komunikasi terbuka dan kerja sama yang berkesinambungan.
“Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membangun mental dan karakter. PKL ini adalah kesempatan kalian membuktikan bahwa lulusan SMK Buol siap bersaing,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri Perikanan dan Kelautan Buol, Sarmin S. Ibrahim, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Buol atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan pendidikan vokasi.
Ia juga memohon pengertian orang tua siswa atas keterlambatan pelaksanaan PKL yang disesuaikan dengan jadwal pencairan dana program dari pemerintah provinsi.
Dalam laporan kegiatan, Ketua Panitia Alfian Losu menjelaskan, pelaksanaan PKL merupakan bagian dari Pendidikan Sistem Ganda, bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata bagi siswa di dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Tahun ini, sebanyak 60 siswa dari empat jurusan — Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT), Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHP), Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), dan Bisnis Daring (BD) — akan menjalani PKL selama enam bulan, mulai 10 November 2025 hingga 10 Maret 2026.
Lokasi penempatan PKL tersebar di berbagai instansi dan mitra industri, antara lain Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buol, Pengadilan Tinggi Gorontalo, RRI Gorontalo, PT Telkom Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo, serta sejumlah UMKM seperti Bilal Mekar Snack (BMS) dan Fenisia.
Sebagai bentuk apresiasi, Wabup menerima cendera mata berupa produk olahan ikan hasil karya siswa dari Dapur SMK Negeri Perikanan dan Kelautan — salah satu wujud praktik kewirausahaan yang dikembangkan di sekolah tersebut.
Kegiatan diakhiri dengan penyematan kartu pengenal peserta PKL oleh Wakil Bupati Buol, disusul sesi foto bersama peserta, guru, panitia, dan tamu undangan sebagai penutup rangkaian acara.
Acara tersebut turut dihadiri Camat Gadung Aruji T. Saloa, Sekretaris Camat Gadung, para kepala desa Bulagidun, Bulagidun Tanjung, dan Labuton, Ketua dan pengurus Komite SMK Negeri Perikanan dan Kelautan, serta para orang tua siswa dan guru pendamping.
[ RED | Framenews.id ]















