Rusli memaparkan, perjalanan panjang menuju rekomendasi partainya akan diawali dengan pendaftaran di desk Pilkada Partai Demokrat, tahapan selanjutnya adalah presentasi desk Pilkada Kabupaten kepada Satuan Tugas (Satgas) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) terkait keunggulan masing-masing kandidat yang terdaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Partai Demokrat Buol.
” Tim desk akan dimintai penjelasan tentang kemampuan dan kelebihan masing-masing kandidat, mulai dari impact elektoral, popularitas, elektabilitas, kredibilitas dan bagaimana kandidat punya rasa cinta dan memiliki terhadap daerah ini serta niat untuk membangunan daerah ini,” terangnya.
Setelah tahapan tersebut final, lanjut Rusli, tahapan akan beralih ke Satgas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang akan mengkaji dan menilai kandidat mana yang akan diberikan surat tugas.
” Setelah selesai semua itu, ini kemudian dibawa ke Satgas DPP. Satgas DPP akan mengeluarkan surat tugas kepada beberapa kandidat untuk melakukan kerja-kerja di Kabupaten. Setelah kerja-kerja politik sudah dilakukan, kemudian DPP menurunkan survei. Dari 3 calon misalnya ratingnya bagus, tapi kemudian presentasinya berbeda-beda, maka kemudian ini dilihat mana yang lebih tepat, ini lagi yang dijelaskan oleh desk setelah itu barulah rekomendasi keluar,” papar Rusli. ALL








