Buol, Framenews.id – Pemerintah Kabupaten Buol bergerak cepat menyikapi insiden keracunan makanan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 141 siswa di Kecamatan Bunobogu. Langkah evaluasi dan pengawasan ketat segera dilakukan guna menjamin keamanan dan kualitas pelaksanaan program tersebut.
Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, memastikan seluruh siswa yang terdampak telah pulih dan kembali ke rumah masing-masing. Hal itu disampaikannya pada Jumat (30/01/2026).
“Alhamdulillah semua anak-anak pasien keracunan MBG sudah sembuh dan pulang ke rumah masing-masing. Saat ini Satgas SPPG Pemda Buol bersama seluruh pihak terkait sedang melakukan evaluasi menyeluruh,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan menempatkan personel pengawas dari unsur PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu pada setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pengawasan dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan.
Selain itu, sarana dan prasarana pendukung seperti peralatan dapur, kualitas air, sanitasi, serta kelayakan fasilitas produksi turut menjadi fokus pemeriksaan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Meski terjadi insiden, Bupati menegaskan Program MBG tetap dilanjutkan karena manfaat strategisnya bagi pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Namun, pelaksanaannya akan disertai sistem pengawasan yang lebih ketat dan terintegrasi.
Sebelumnya, Bupati Buol memimpin langsung Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan MBG pada Rabu (29/01/2026) di Ruang Rapat Bupati Buol, yang dihadiri para Kepala SPPG, pimpinan OPD, serta pejabat terkait.
RED












