BuolSulawesi Tengah

Urgensi Seleksi JPTP Dipertanyakan, Kepala BKPSDM: Murni Untuk Mengisi Kekosongan

×

Urgensi Seleksi JPTP Dipertanyakan, Kepala BKPSDM: Murni Untuk Mengisi Kekosongan

Sebarkan artikel ini

Framenews.id, Buol – Seleksi Terbuka Jabatan PimpinanTinggi Pratama di Kabupaten Buol, menuai sorotan dari sejumlah pihak, pasalnya seleksi tersebut dilaksanakan di akhir masa jabatan Penjabat Bupati Buol dan mendekati awal jabatan Bupati Bupati Buol terpilih.

Akun A1 di grup Kabupaten Buol Lripunoto Tandanio pada platform media sosial Facebook, mempertanyakan isu terkait langkah Pemerintah Kabupaten Buol yang melakukan seleksi dan rencana pelantikan di masa transisi kepemimpinan.

Advertisement
Example 468x60
Scroll untuk lanjut membaca

“Isu dipenghujung masa jabatan penjabat Bupati Buol pada masa transisi. Pasca telah dilaksanakan lelang jabatan lewat seleksi uji kompetensi JPT Pratama telah tersebar informasi akan ada pelantikan pejabat JPT Pratama (eselon 2) yang akan disertakan dngan pelantikan pejabat eselon III dan IV secara besar2an.
Ada apa dngan pj. Bupati Buol? Ada apa dngan baperjagat? Ada apa dngan Bkpsdm?” Tulis akun A1.

“Yang jadi pertanyaan bagaimana nanti pemerintahan baru yang akan dipimpin oleh Bupati definitif untuk menata birokrasinya jika struktur organisasi yang akan dipimpin sudah lebih dulu dibongkar pasang atas pertimbangan yang tidak sesuai dngan program yang telah direncanakan oleh Bupati definitif sesuai janjinya pada saat kampanye? Apa urgennya pj. Bupati melantik pejabat eselon III & IV dimasa transisi? Apakah untuk mengamankan para pejabat yang pada masa pilkada “tidak netral”?. Lanjutnnya mempertanyakan.

“Kenapakah pj. Bupati, baperjagat & bkpsdm tidak bisa bersabar saja menunggu pemerintahan yang baru yang dipimpin Bupati definitif untuk melakukan pelantikan terutama untuk jabatan eselon III & IV ? Benar atau tidak isu yang telah tersebar ini, mari kita tunggu apa yang akan terjadi dlam wktu dekat ini.” Tulisnya.

“Ada apa dngan pj. Bupati Buol? Ada apa dngan baperjagat? Ada apa dngan Bkpsdm?” Tulis akun tersebut.

Menanggapi isu tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buol, Asrarudin, menyatakan, Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilakukan oleh Pemkab Buol, murni untuk mengisi kekosongan jabatan.

” Tidak ada unsur politiknya, karena urgensinya itu, tidak mungkin birokrasi kita biarkan kosong, Seleksi yang dilakukan murni untuk mengisi kekosongan.” terang, Asrarudin, kepada Framenews, Selasa (10/12/2024).

Dirinya menyampaikan, proses persiapan hingga ke tahap seleksi JPTP telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah sampai pada tahapan pengumuman 3 besar Calon yang dapat direkomendasikan.

” Kewenangan PJ untuk menetapkan satu (Pejabat yang akan dilantik), namun beliau akan berkonsultasi dengan Gubernur dan Mendagri. Sekarang lagi proses dari tiga ke satu. Jadi mungkin Pak Bupati sekarang lagi proses penetapan satu. Setelah sudah final satu, baru usul ke Mendagri,” terangnya.

Meski demikian, dirinya belum dapat memastikan, kapan pelantikan terhadap pejabat yang terpilih akan dilaksanakan, mengingat proses pelantikan harus didahului oleh izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) secara tertulis.

” Saya belum bisa memastikan, apakah pelantikan akan dilaksanakan pada bulan Desember (2024) atau lewat dari Desember, karena sesuai aturan harus menunggu izin Mendagri” katanya.

Terkait isu pelantikan Pejabat Eselon III dan IV yang akan dilakukan serentak dengan Eselon II, dirinya menyatakan, hal itu tidak dimungkinkan, sebab pihaknya sendiri tidak yakin hal itu bisa dilakukan dalam waktu dekat, mengingat proses yang panjang karena harus menunggu Pertimbangan Teknis (Pertek) Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Izin Mendagri yang keseluruhan prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan dan dikawatirkan melewati masa jabatan PJ Bupati Buol.

” Karena saya pikir-pikir juga, kalau ini (Eselon III/IV) kita proses, bisa lewat ini. Kan dua instansi lagi, misalnya eselon tiga- empat, kita buat sekarang, minta Pertimbangan Teknis BKN, tarulah satu dua Minggu. Setelah ada, ke Mendagri, itu melalui Gubernur, itu bisa jalan satu dua bulan bahkan tiga bulan. Jadi yang bisa dimungkinkan hanya ini, Eselon II. Itupun kalau tidak panjang (proses izin) di Mendagri,” terangnya.

Berikut sembilan posisi jabatan yang akan diisi oleh Pejabat baru hasil seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol:

  1. Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Buol.
  2. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
  3. Kepala Dinas Kesehatan
  4. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.
  5. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
  6. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman.
  7. Sekretaris DPRD.
  8. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian.
  9. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

RED

Example 468x60
error: DILARANG MENGCOPY KONTEN TANPA IZIN REDAKSI FRAMENEWS.ID