FrameNews.id, Morowali – Direktur Fasilitas Kepabeanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Padmoyo Tri Wikanto, dan timnya mengunjungi PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pada Kamis (7/12/203) di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Kunjungan ini merupakan upaya untuk memeriksa langsung proses pengolahan nikel di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di PT IMIP.
Padmoyo Tri pertama-tama mengunjungi PT GCNS, di mana ia melihat proses transformasi nikel ore menjadi gulungan yang siap diekspor. Kunjungannya berlanjut ke PT Dexin, fokus perusahaan ini adalah pada pengolahan besi dan baja. Di samping itu, Padmoyo juga mengunjungi PT QMB yang spesialis dalam produksi bahan baku untuk baterai listrik. Perusahaan ini memiliki Museum Industri Sumber Daya Nikel pertama di Indonesia.
Baca Juga : Gubernur Rusdy Mastura Sumbang Dua Lagu Pada Acara HUT ke 24 Kabupaten Morowali
“Ya. Harapan kami perusahaan dapat membangun komunikasi yang baik, dan dengan diberikannya fasilitas kepabeanan, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhannya terhadap regulasi, serta mencegah terjadinya kegiatan yang ilegal,” ungkap Padmoyo.
Kunjungan ini tidak hanya memungkinkan tim Bea dan Cukai untuk memahami lebih dalam proses produksi di Morowali, tetapi juga menjadi langkah untuk mendorong kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku. Dengan peningkatan kepatuhan ini, diharapkan sektor industri di wilayah tersebut dapat terus berkembang secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
50N














